Kamis, 23 April 2026

SMAN 1 Cimarga, Wagub Banten: Kepala Sekolah Gagal Ciptakan Kondusifitas

- Selasa, 14 Oktober 2025

| 18:17 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, menegaskan bahwa Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, harus segera dinonaktifkan menyusul insiden penamparan siswa yang berujung mogok massal. Dimyati menilai kasus ini menunjukkan kegagalan Kepala Sekolah sebagai pimpinan unit sekolah dalam menjaga suasana kondusif.

“Saya itu kalau ada kejadian begitu, berarti kepala sekolahnya sebagai general manager-nya di situ, di unit itu… Kalau dia tidak bisa membuat nyaman, tenteram, damai, membuat kondusif, berarti kepala sekolahnya enggak benar,” ujar Dimyati, Selasa (14/10/2025).

Dimyati menekankan bahwa tindakan tegas harus diambil tanpa tawar-menawar. Ia meminta penonaktifan segera dilakukan, bukan hanya untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk memulihkan keadaan.

“Saya minta segera nonaktifkan kepala sekolah ini dalam proses. Jadi nonaktifkan segera nih. Sekarang sudah harus nonaktif. Tidak boleh tawar-tawar lagi. Ganti PLT, sekalian diproses,” tegasnya.

Menurutnya, apa pun penyebabnya termasuk jika siswa terbukti merokok Kepala Sekolah tetap harus disanksi nonaktif sebagai langkah awal investigasi. Jika hasil pemeriksaan internal Pemprov menunjukkan Kepala Sekolah tidak bersalah, barulah Pemprov akan membantu dalam proses hukum yang sudah dilaporkan orang tua korban ke kepolisian.

“Intinya Kepala Sekolah dulu kita nonaktifkan, supaya kondusifitas jalan. Kalau kepala sekolah ini enggak salah, ya kita perbaiki, rehabilitasi,” tambahnya.

Dimyati menyamakan situasi ini dengan kegagalan kepemimpinan di tingkat daerah. “Sama kayak daerah. Kalau daerah Banten ini enggak nyaman, enggak tenteram, enggak kondusif, berarti wakil gubernur dan gubernurnya enggak bagus,” tutupnya.***