Minggu, 20 September 2026

Sulap Potensi Alam Sekitar, KKM 17 Mekarsari UNIBA Latih Warga Cilegon Bikin Ecoprint Ramah Lingkungan

- Rabu, 5 Agustus 2026

| 16:40 WIB

KKM 17 Mekarsari UNIBA Gelar Kegiatan Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Lomba Ecoprint Anak Sekolah Dasar

CILEGON, BANTENPRO.CO.ID — Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menghadirkan inovasi kreatif bagi warga Lingkungan Medaksa 02/01 No. 22, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Mengusung semangat “Belajar, Berkarya, Berbakti”, para mahasiswa menggelar pelatihan teknik ecoprint pada Minggu (2/8/2026).

Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan bahan-bahan alam sekitar, seperti daun dan bunga, untuk menciptakan motif unik di atas permukaan kain. Selain mengasah kreativitas, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap produk ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi mandiri.

Dalam pelaksanaannya, warga diajak langsung mengenali berbagai jenis flora lokal yang potensial digunakan sebagai bahan cetak. Daun dan bunga tersebut kemudian disusun sedemikian rupa di atas kain untuk menghasilkan pola alami yang eksklusif pada setiap produknya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 17 Mekarsari, Ratu Sifa Ni’mah, S.E., M.Ak., yang turut mendampingi jalannya acara, mengapresiasi antusiasme warga. Menurutnya, program ini memberikan pengalaman langsung sekaligus nilai tambah bagi masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal potensi alam di sekitar dan mengubahnya menjadi sebuah karya yang kreatif serta bernilai,” ujar Ratu.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok KKM 17 Mekarsari, Ihya, berharap pelatihan ecoprint ini tidak berhenti sekadar sebagai kegiatan seremonial semata. Ia memproyeksikan teknik ini bisa dikembangkan menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru yang menopang perekonomian warga.

“Kami berharap ecoprint tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan pelatihan semata, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi kreativitas yang bermanfaat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” tegas Ihya.

Melalui kreasi ecoprint seperti tote bag, pakaian, syal, hingga kerajinan tangan lainnya, program pengabdian ini sukses menjadi wadah kolaborasi produktif antara dunia akademik dan masyarakat dalam menggali potensi lokal Kota Cilegon.***

2