Selasa, 30 Juni 2026

Tragis, Pegawai Koperasi di Pulau Peucang Tewas Diduga Diterkam Buaya

- Selasa, 30 Juni 2026

| 12:47 WIB

Jenazah korban saat berada di rumah duka

PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID – Seorang pegawai koperasi di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), M Yoga Nur Pratama (37), tewas setelah diduga diterkam buaya di perairan Dermaga Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Senin (29/6/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini menjadi catatan insiden pertama serangan buaya di Pulau Peucang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban awalnya berpamitan kepada rekan-rekannya untuk berenang sekaligus memeriksa rumpon ikan di bawah kolong dermaga. Sekitar 15 menit berselang, dua rekannya, Yakid dan Kacong, datang ke lokasi namun hanya menemukan kacamata selam milik korban.

Proses pencarian segera dilakukan. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban ditemukan di Blok Legon Kobak dalam kondisi tengah diterkam buaya. Meski sempat dievakuasi ke Kantor Pulau Peucang, nyawa korban tidak tertolong.

Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Ia meluruskan informasi liar yang beredar di media sosial mengenai kondisi jenazah.

“Jasad korban utuh dan bersih. Hanya terdapat dua bekas lubang gigitan di bagian pipi. Tidak benar jika disebut mengalami luka robek. Dugaan sementara, buaya sempat menggigit karena terkejut lalu melepaskannya,” tegas Ardi.

Terkait keberadaan satwa tersebut, pihak TNUK tengah melakukan upaya pencarian untuk menangkap dan memindahkan buaya itu ke habitat yang lebih sesuai di Pulau Panaitan.

Ardi memastikan aktivitas wisata di Pulau Peucang tetap aman bagi pengunjung yang mematuhi prosedur. Wisatawan diwajibkan mengikuti SOP, didampingi pemandu, dan diawasi petugas selama kunjungan.

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak berenang sendirian di kawasan perairan Pulau Peucang serta selalu mengikuti arahan petugas demi menghindari risiko serupa,” pungkasnya.***

2