Selasa, 14 April 2026

Utang Pinjol Warga Banten Tembus Rp5,04 Trliun

- Selasa, 16 April 2024

| 20:09 WIB

Utang pinjaman online warga Banten

Ilustrasi utang pinjol warga Banten mencapai Rp5,04 triliun. (Foto: Freepik.com/pikisuperstar)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pinjaman online (pinjol) warga Banten periode Januari 2024 sebanyak Rp5,04 triliun.

Angka pinjol warga Banten ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode bulan yang sama Januari 2023 sebesar Rp4,511 triliun.

Berdasarkan data OJK tersebut, setidaknya ada 1,27 juta entitas atau warga Banten masih terjerat pinjaman onlinen.

Menariknya, jumlah penerima pinjaman online di Banten pada periode Januari 2024 turun 26 persen jika bidandingkan dengan periode bulan yang sama tahun sebelumnya.

Dari 1,71 akun per Januari 2023 menjadi 1,27 akun pada Januari 2024. Masih berdasarkan data OJK, nilai utang pinjol warga Banten pada Januari 2024 menempati posisi peringkat keempat setelah Jawa Timur Rp7,54 triliun. Diurutan kedua, pinjaman online paling besar berada di DKI Jakarta sebanyak Rp11,17 triliun.

Sedangkan pada urutan pertama pinjaman online paling besar pada Januari 2024 berada di Jawa Barat, yakni Rp16,55 triliun atau 27,4 persen dari total utang pinjol nasional.

Sementara, Papua Barat menjadi provinsi dengan nilai utang pinjol terendah, yakni Rp57,25 miliar. Untuk proporsi tingkat kredit macet (TWP90) pinjaman online warga Banten periode Januari 2024 berdasarkan data OJK hanya 2,40 persen.

Artinya, sekitar 3 dari 100 pengguna pinjol di Banten gagal bayar utang dalam jangka waktu di atas 90 hari sejak jatuh tempo atau tanggal terakhir untuk melakukan pembayaran tagihan.

Adapun total pinjol di Indonesia pada periode Januari 2024 yang masih berjalan (outstanding loan) senilai Rp60,41 triliun dengan 16,57 juta entitas.***