Rabu, 20 Mei 2026

Dapat Kucuran Rp3 Miliar? Kemendagri Buka Peluang Insentif Fiskal, Syaratnya Kota Serang Harus…

- Rabu, 20 Mei 2026

| 17:12 WIB

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. (Foto: Mahyadi/Bantenpro.co.id)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, memberikan peringatan keras sekaligus dorongan strategis bagi Pemerintah Kota Serang. Dalam kunjungan kerjanya, ia mengapresiasi langkah efisiensi yang sudah dijalankan, namun menegaskan pemangkasan belanja harus dilakukan secara membabibuta hingga ke tingkat paling bawah. Celah sedikit saja, anggaran dikhawatirkan bisa bocor.

“Saya berpesan agar efisiensi ini dijalankan konsisten. Anggaran harus disisir sampai satuan terkecil, jangan sampai ada yang kecolongan atau terbuang sia-sia,” tegas Bima dengan nada tegas saat ditemui awak media, Rabu (21/5/2026).

Selain urusan keuangan, Bima menyoroti keberhasilan penataan kota, salah satunya kawasan Royal Boroe yang kini makin hidup menjadi pusat ekonomi. Namun, masalah lama yang tak kunjung kelar soal tumpang tindih aset antara Kota Serang dan Kabupaten Serang juga jadi sorotan tajam. Kemendagri siap turun tangan menjadi penengah agar persoalan kusut ini segera beres.

“Masih banyak aset yang beririsan antar daerah. Insyaallah Kemendagri bantu fasilitasi mediasi. Harus ada titik temu soal penggunaan aset itu lewat dialog, baru nanti diputuskan mekanisme penyerahannya,” tegasnya.

Tak hanya mengandalkan APBD, Pemkot Serang didesak gencar cari sumber dana lain. Mulai dari kerjasama swasta, kelola aset, hingga menutup rapat kebocoran pendapatan seperti kasus retribusi parkir yang kini jadi sorotan utama.

Sebagai hadiah manis, pemerintah pusat menyiapkan kue besar berupa Dana Insentif Fiskal senilai total Rp1 triliun per tahun. Daerah yang berprestasi bisa kantongi jatah hingga Rp3 miliar.

“Dana itu dibagi berdasarkan kinerja. Bisa dapat Rp3 miliar per bidang kalau prestasinya bagus. Syaratnya sederhana: sukses tekan stunting, turunkan kemiskinan, kendalikan pengangguran, dan jago cari dana alternatif,” ungkapnya.

Peluang Kota Serang dapat uang segar ini sangat terbuka lebar. Asalkan, data kinerja dan capaiannya benar-benar positif dan memuaskan pusat.

“Serang punya peluang emas dapat insentif itu. Buktikan saja lewat hasil kerja nyata,” pungkas Bima.***