SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Jagat media sosial di Banten sempat digegerkan oleh beredarnya video pengakuan seorang perempuan bernama Ida Farida terkait dugaan pelecehan seksual. Video berdurasi 2 menit 33 detik yang diunggah akun TikTok @wanitapancasila tersebut viral lantaran sang perempuan mengaku telah berjuang mencari keadilan selama enam tahun.
Dalam video tersebut, Ida yang mengenakan pakaian kuning tampak emosional saat menyambangi Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan pada 6 Juli 2026. Ia mengklaim telah menyerahkan sejumlah bukti digital, termasuk riwayat percakapan dan foto, guna mendesak tindak lanjut atas kasus yang ia alami sejak 2019.
Namun, drama pengakuan tersebut berbalik arah. Pada Kamis (9/7/2026), Ida Farida muncul melalui akun TikTok pribadinya untuk memberikan klarifikasi tegas. Ia membantah keras narasi yang mengaitkan dirinya dengan salah satu tokoh di Banten berinisial AS terkait dugaan pelecehan tersebut.
“Saya Ida memohon maaf atas beredarnya isu dengan salah satu tokoh Banten di TikTok. Itu berita hoaks. Saya sendiri tidak mengetahui dan saya sendiri akan memproses secara hukum pembuat berita tersebut,” ujar Ida dalam video klarifikasinya.
Lebih lanjut, Ida memastikan bahwa hubungannya dengan tokoh yang sempat terseret isu tersebut berjalan dengan baik. Ia bahkan mengaku selalu diperlakukan dengan baik oleh yang bersangkutan.
Mengenai pelaporan yang sempat ia layangkan ke Komnas Perempuan, Ida mengakui bahwa tindakan tersebut dipicu oleh luapan emosinya semata. Hal itu terjadi karena adanya kendala komunikasi yang membuat dirinya merasa buntu saat itu.
“Pelaporan saya ke Komnas Perempuan karena emosi sesaat akibat tidak adanya komunikasi lebih lanjut,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi Bantenpro masih berupaya meminta konfirmasi lebih lanjut kepada Ida Farida melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. Namun, yang bersangkutan belum memberikan respons.***













