PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID – Viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu kondisi Pantai Teluk, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten penuh tumpukan sampah yang menggunung.
Kondisi itu pun lantas mendapat perhatian dari salah satu komunitas peduli lingkungan. Betul, Pandawara Grup. Aksi mereka mendatangi Pantai Teluk dan menobatkan sebagai Pantai Terkotor nomor 1 di Indonesia viral di media sosial.
Berbagai pihak pun turun untuk melakukan aksi bersih-bersih bersama mereka. Termasuk pihak pemerintah daerah, TNI dan Polri.
Ironisnya, usai aksi bersih-bersih yang berhasil menyedot perhatian publik itu kondisi Pantai Teluk Labuan lagi-lagi dipenuhi sampah.
Hal itu ramai di media sosial setelah akun Instagram @InfoPandeglang memposting sebuah video terkini kondisi Pantai Teluk Labuan yang dipenuhi sampah setelah dibersihkan berbagai pihak.
Dalam video juga diperlihatkan, kondisi sampah plastik menumpuk di sepanjang bibir Pantai Teluk Labuan.
“Masih ingat gak tahun lalu ramai dibicarakan sebagai Pantai Terkotor di Indonesia oleh Pandawara Group. Berikut Situasi terkini di Pantai Teluk, Labuan Pandeglang,” tulis akun @InfoPandeglang, Minggu 21 April 2024.
Postingan itu pun lantas mendapatkan banyak komentar dari netizen. Kebanyakan dari mereka menyayangkan kondisi kekotoran pantai terus berlanjut meski telah dibersihkan.
“Mau dibersihkan berkali kali juga tetap begitu kalau ngga ada kesadaran dari orang-orangnya,” tulis akun _cici07sw.
“Bukannya sadar malah lanjut Part 2,” kata akun jj3n91_3to3.
Akun @jamalullai02 juga menulis beberapa faktor yang kemungkinan menyebabkan Pantai Teluk Labuan kembali dipenuhi sampah.
“Ada 2 faktor kemungkinan, 1. Kiriman sampah daratan yang terbawa oleh angin ke lautan. 2. Kesengajaan masyarakat membuang sampah ke pantai/laut. Bukan hanya dari masyarakat sekitar pantai tersebut melainkan masyarakat daerah-daerah pantai lainnya maupun pengunjung Pantai saat libur yang membuang sampah ke lautan sehingga sampah terbawa hembusan angin dan berpusat di Pantai teluk Labuan,”tulis dia.***














