Senin, 27 April 2026

Kadindik Sebut Puluhan Sekolah Dasar Di Kota Serang Dalam Kondisi Rusak

- Senin, 5 Agustus 2024

| 15:56 WIB

TB Suherman Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Puluhan sekolah dasar (SD) di Kota Serang masih mengalami kerusakan, satu lainya rusak berat sehingga membutuhkan anggaran untuk perbaikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Tb Suherman mengatakan bahwa saat ini hanya ada satu SD di Kota Serang yang mengalami rusak berat dan 15 lainya rusak ringan.

“Yang akan ditunjau itu SDN Suci Kasemen yang rusak parah informasinya, tapi kalau ringan sekitar 15 sekolah yang di perbaiki,” kata Suherman kepada awak media, Senin 5 Agustus 2024.

Suherman menegaskan belasan SD di kota Serang mengalami kerusakan rata-rata diatas 30 persen.

“Yang paling parah SD suci, pak Pj akan tinjau kesana kalo benar rusak berat, kalau di APBD tidak ada pak Pj akan berusaha cari dana CSR (corporate social responsibility), kerusakan variatif semua harus di hitung dulu tidak bisa disebutkan perkiraan habis berapa, apa Ruang Kelas Baru (RKB) apa rehab saja,” jelasnya.

“Yang jelas diatas 30 persen, kalo 30 persen seperti genteng bocor cat tembok mengelupas itu tidak harus dari Dinas Pendidikan, itu kreativitas kepala sekolah,” sambungnya.

Kerusakan dibawah 30 persen, Suherman memperbolehkan kepala sekolah membuka sumbangan pembangunan sekolah yang sifatnya keikhlasan wali murid.

“Perbaikan ringan boleh minta wali murid asal bentuknya sumbangan kalo wali murid yang tidak nyumbang jangan di minta, ini hanya keikhlasan saja boleh bisa 50 ribu 100 ribu boleh lebih,” tuturnya.

“Kalo pungutan biasanya sama, satu juga satu juta semua. Mangkanya saya cerewet ke kepala sekolah kalau meminta bantuan jangan pungutan, sumbangan waktu berbeda sumbangan berbeda sesuai kemampuan,” sambungnya.

Untuk sekolah menengah pertama (SMP), kata Suherman, sudah semua SMP di kota Serang mendapatkan DAK (dana alokasi khusus) terutama RAB (rencana anggaran biaya).

“Kalo SMP hampir semua dapat DAK dan RAB,” tutupnya. ***