Kamis, 30 April 2026

Skema Kopi Reborn, Ruang Pulang dan Kreatif bagi Pencinta Kopi di Lebak

- Senin, 8 September 2025

| 13:46 WIB

LEBAK, BANTENPRO.CO.ID – Skema Kopi Reborn, sebuah kedai kopi dengan konsep semi-industrial dan homey, kini menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Lebak. Mengusung desain interior unik perpaduan sentuhan industrial dan tropical vibes, kedai kopi ini menawarkan suasana nyaman bagi semua kalangan, dari pelajar, pekerja, hingga keluarga.

Sejak dibuka kembali dengan konsep baru pada awal Agustus 2025, Skema Reborn langsung mencuri perhatian. Berlokasi strategis di pusat Kota Rangkasbitung, kedai kopi yang mulanya hanya sebuah warung kecil di sudut kota ini menghadirkan beragam menu, mulai dari kopi, non-kopi, hidangan penutup, hingga makanan tradisional dan western. Kedai kopi yang sudah berdiri sejak 2020 ini juga memiliki roastery sendiri, yang semakin menunjukkan keseriusan mereka di industri kopi.

Selain menyuguhkan visual menarik, Skema Reborn juga menyediakan fasilitas lengkap seperti Wi-Fi berkecepatan tinggi, colokan di hampir setiap meja, serta ruang outdoor yang asri. Hal ini membuat kafe ini cocok dijadikan tempat bekerja (work from café), mengerjakan tugas kuliah, atau sekadar bersantai bersama teman.

Co-Founder Skema Kopi Reborn, Zahrah Ramadhian, mengatakan bahwa konsep yang diusung kali ini merupakan hasil evaluasi dari konsep sebelumnya. “Kami ingin menghadirkan tempat yang tidak hanya enak dilihat, tetapi juga nyaman untuk berlama-lama. Semua elemen, mulai dari kursi, pencahayaan, hingga musik, kami pikirkan matang-matang,” ujarnya.

Menurut Zahrah, pihaknya sengaja mengadopsi konsep semi-industrial dan homey karena ingin memberikan kenyamanan kepada pelanggan sehingga mereka merasa seperti sedang ngopi di rumah sendiri. Alunan musik pun sengaja diputar dengan volume rendah, agar para pelanggan bisa lebih fokus menikmati obrolan dengan teman atau mengerjakan tugas.

“Sejak awal, Skema adalah tempat singgah, bahkan pulang, bagi para pelanggan yang sudah lelah menghadapi hiruk pikuk dunia,” kata Zahrah.

Co-Founder Skema Kopi Reborn lainnya, Yusuf Permana, menambahkan bahwa target pengunjungnya tidak dibatasi pada kalangan tertentu. “Kami ingin semua orang merasa diterima di sini, baik anak muda, keluarga, maupun pekerja kantoran. Maka dari itu, konsep, menu, dan harganya kami buat senyaman mungkin,” tuturnya.

Yusuf menegaskan pihaknya sangat serius di industri kopi. Setiap bahan yang digunakan berkualitas premium. Bahkan, pihaknya tidak segan melatih dan mengikutkan setiap baristanya pada ajang kompetisi brewing, sehingga setiap seduhan merupakan kopi terbaik bagi pelanggan.

“Sudah lima tahun kita berada di industri ini, alhamdulillah kita masih tetap konsisten untuk memberikan yang terbaik bagi setiap pelanggan,” tegas Yusuf dengan nada optimistis.

Skema Reborn juga rutin menjadi ruang kreatif yang melibatkan komunitas lokal. Keberadaan Skema diharapkan dapat menjadi wadah ekspresi sekaligus menarik minat pengunjung baru.

Sejumlah pengunjung mengaku puas dengan suasana dan pelayanan di Skema Reborn. Fani (23), mahasiswa asal Rangkasbitung, mengatakan kafe ini menjadi pilihan favoritnya untuk mengerjakan tugas. “Tempatnya cozy banget, internet kencang, dan kalau lapar tinggal pesan makanan. Plus, fotonya juga bagus buat Instagram,” katanya.

Dengan konsep dan fasilitas yang terus diperbarui, Skema Reborn optimistis mampu bertahan di tengah persaingan kafe yang semakin ketat. Para pendiri berharap kafe ini tidak hanya menjadi tempat nongkrong, tetapi juga ruang berkumpul yang membangun interaksi positif di masyarakat.

Bagi yang ingin berkunjung, Skema Reborn buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB. Lokasinya di Kampung Sawah, Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Lokasi yang strategis dan akses mudah membuatnya menjadi salah satu destinasi wajib bagi pencinta kopi dan suasana homey di Lebak.***