TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tangerang mencatat tingkat serapan lulusan yang signifikan, dengan rata-rata 60 persen peserta berhasil masuk ke dunia kerja. Tingginya angka ini didukung oleh program rekrutmen langsung yang digelar di lokasi pelatihan, berkat kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Kepala UPT BLKI Tangerang, Mohamad Bayuni, mengatakan proses penyaluran tenaga kerja sudah dimulai bahkan sebelum peserta menyelesaikan program. Sejumlah perusahaan datang langsung untuk melakukan seleksi, mulai dari tes psikotes hingga wawancara.
“Sekitar seminggu sebelum selesai, perusahaan kadang datang ke sini. Ada yang langsung tes psikotes, ada yang magang, bahkan kemarin ada perusahaan IT yang ikut menyeleksi,” ujar Bayuni, Senin (8/9/25).
“Jadi, kita langsung proses seleksi dan rekrutmen pegawai di sini. Mereka langsung bisa bekerja begitu selesai pelatihan,” tambahnya.
Peminat Melejit, Mayoritas Pilih Jurusan IT
Pelatihan kerja Gelombang 3 tahun ini mencatat lonjakan pendaftar yang fantastis, mencapai 3.166 orang. Angka ini jauh melampaui gelombang sebelumnya yang hanya berkisar 600–700 peserta. Dari 13 kejuruan yang dibuka, bidang teknologi informasi (IT) menjadi primadona dengan peminat hampir 50 persen dari total pendaftar.
Bayuni menegaskan BLKI akan terus berupaya meningkatkan daya serap lulusan, menargetkan angka di atas 60 persen. Salah satu strateginya adalah dengan penguatan soft skill, motivasi, dan kedisiplinan.
“Kami ingin target serapan di atas 60 persen. Makanya tahun ini ada penguatan etos kerja, motivasi, dan juga disiplin,” jelasnya.
Selain itu, Bayuni juga berencana menambah program pelatihan bahasa asing untuk membuka peluang kerja ke luar negeri. “Untuk peluang ke luar negeri, bahasa jadi tantangan. Ke depan kami gagas pelatihan bahasa agar kompetensi lulusan bisa lebih bersaing,” pungkasnya.***














