Senin, 27 April 2026

BLTS Rp30 T Mulai Cair Hari Ini 20 Oktober, Keluarga Miskin Dapat Rp900 Ribu

- Senin, 20 Oktober 2025

| 13:50 WIB

TANGSEL, BANTENPRO.CO.ID – Program Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) senilai total Rp 30 triliun lebih dipastikan mulai disalurkan pada hari ini, Senin (20/10/2025). Bantuan ini diberikan kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1–4 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa stimulus ini siap dicairkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Jadi dalam 3 bulan ini, Oktober, November, Desember, akan ada tambahan bantuan langsung tunai. Jadi intinya adalah, 3 bulan itu mereka berhak masing-masing sebulan mendapat Rp 300.000. Nanti mulai hari Senin, Minggu depan dapat diambil, berarti sekali ambil langsung dapat Rp 900.000,” kata Letkol Teddy saat berkunjung ke Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangerang Selatan, Minggu (19/10/2025).

Penyaluran BLTS, yang merupakan hasil efisiensi anggaran pemerintah di awal tahun, akan dilakukan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Program ini telah diluncurkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto pada Jumat (16/10/2025).

Letkol Teddy menyatakan telah mengecek langsung persiapan pencairan BLTS. Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

“Sudah ditelepon langsung oleh Pak Mensos, bank-bank Himbaranya, kemudian kantor Pos juga, jadi sudah dapat dipastikan hari Senin, dan hari-hari selanjutnya itu uangnya, BLT-nya sudah dapat langsung diterima, dan tentunya sesuai yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa total dana yang digelontorkan untuk 35,04 juta KPM tersebut mencapai lebih dari Rp 30 triliun.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat miskin.

“Saya sampaikan bahwa Pak Presiden punya perhatian yang luar biasa untuk masyarakat khususnya di golongan paling bawah. Sederhananya begini, jadi yang atas itu dijaga oleh Presiden, pengusaha-pengusaha sukses besar ini diajak dijaga dan dirangkul yang tengah difasilitasi, yang bawah dibela,” jelas Gus Ipul.

Gus Ipul juga membandingkan alokasi anggaran bantuan sosial. “Pagu anggaran tahun 2025 ini ada Rp 71 triliun untuk 20 juta KPM. Tapi di era Bapak Presiden Prabowo itu dinaikkan menjadi Rp 110 triliun lebih dan ini mungkin terbesar dalam sepanjang sejarah,” pungkasnya.***