SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Personel Satreskrim Polres Serang bersama Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang bergerak cepat. Mereka melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi penjualan dan produsen beras untuk memastikan harga stabil dan stok aman.
Kegiatan yang dipimpin Kanit Tipidter Polres Serang Ipda Sanggrayugo ini bertujuan mengantisipasi potensi kenaikan harga beras menjelang akhir tahun dan memastikan ketersediaan bahan pokok utama di wilayah Kabupaten Serang.
Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES menjelaskan, pengecekan dilakukan di titik-titik strategis, mulai dari produsen beras, pasar tradisional, hingga retail modern.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras. Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pengawasan rutin seperti ini penting agar distribusi beras tetap lancar dan harga stabil,” ujar Andi Kurniady, Kamis (23/10/2025).
Menurut Andi, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan antara lain Toko Beras 79 di Kampung Priuk, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, dan produsen beras PD. Tani Mukti di Kampung Beberan Tegal, Desa Beberan, Kecamatan Ciruas.
Dari hasil pengecekan di dua lokasi tersebut, tim tidak menemukan adanya pelanggaran. Para pedagang dan produsen memastikan bahwa harga beras masih berada di bawah batas HET yang ditetapkan pemerintah. Untuk kategori beras medium, harga jual dilaporkan berada di kisaran Rp13.000 per kilogram.
“Selain memeriksa harga jual, kami juga memantau ketersediaan stok beras di gudang maupun di tingkat pedagang. Hasilnya, stok beras di wilayah Kabupaten Serang masih terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa waktu ke depan,” tambah Kasatreskrim.
Andi menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang akhir tahun di mana permintaan biasanya meningkat.
“Langkah ini sebagai bentuk komitmen Polres Serang untuk mendukung program ketahanan pangan dan menjaga daya beli masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pihak Diskoumperindag Kabupaten Serang mengapresiasi langkah proaktif Polres Serang. Mereka berharap sinergi ini dapat menepis kekhawatiran masyarakat terhadap isu kelangkaan atau kenaikan harga beras di pasaran.***














