Jumat, 12 Juni 2026

Pendapatan Seret, Perseroda TNG Curhat PKL Pasar Lama ‘Disandera’ Oknum Preman

- Sabtu, 1 November 2025

| 13:28 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pendapatan dari pengelolaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, disebut tidak optimal. Perseroda Tangerang Nusantara Global (TNG) selaku pengelola mengaku kesulitan menjalankan bisnisnya lantaran maraknya campur tangan oknum organisasi masyarakat (ormas) dan preman di lapangan. Mereka menyebut pengelolaan PKL saat ini ‘tersandera’ pihak-pihak tersebut.

Manajer Operasional Perseroda TNG, Rudy Hariadi, mengatakan keberadaan oknum tersebut telah lama menjadi penghambat dalam tata kelola PKL di kawasan yang dikenal sebagai pusat kuliner dan wisata itu.

“Pengelolaan PKL nih, Pasar Lama. Itu pun tanda kutip ya, banyak oknum (preman dan ormas) di sana,” kata Rudy kepada wartawan, Sabtu (25/10/25).

Rudy menjelaskan bahwa Perseroda TNG sebenarnya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengatasi masalah ini. Namun, intervensi tersebut justru sering berdampak pada kerugian bagi pedagang.

“Kepolisian sudah. Pedagang itu ngadu. Umumnya dia (pedagang) takut. Karena, nantinya gerobaknya dirusak oleh oknum-oknum di sana. Udah berulang kali,” ungkap Rudy.

Dari total 247 PKL yang berada di bawah naungan Perseroda TNG, Rudy menduga sebagian masih menjadi sasaran pungutan liar (pungli) oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Rudy mengakui bahwa akibat campur tangan oknum dan masalah lain, pendapatan TNG belum maksimal. Ia juga menyebut faktor cuaca yang sering hujan turut memengaruhi penerimaan retribusi harian.

Berikut adalah skema retribusi lapak:

  • Tarif Lapak: Rp 15.000 per hari.
  • Mekanisme: Pemungutan retribusi dilakukan melalui mitra lokal atau “penanggung jawab” dari lingkungan sekitar.
  • Penerimaan Bersih TNG: Dari total tarif Rp 15.000, Perseroda TNG hanya menerima Rp 8.000 per hari per PKL yang berjualan.

“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi pendapatannya ya belum maksimal gitu,” tutupnya.***

2