Senin, 25 Mei 2026

Bantu Korban Banjir, ASN Pemkab Serang “Patungan” Borong Sembako

- Jumat, 16 Januari 2026

| 13:28 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Secara kolektif, mereka mengumpulkan donasi pribadi untuk menyalurkan paket sembako bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Serang.

Aksi kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. Pada Kamis (15/1/2026), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diterjunkan langsung ke lapangan yang terbagi dalam tiga tim untuk menyisir wilayah terdampak akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

Koordinator Tim 3 yang juga Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Serang, Ida Nuraida, turun langsung bersama jajaran kepala OPD lainnya, di antaranya Inspektur Sugi Hardono, Kepala BPKAD Epi Priatna, Kepala Bapenda Lalu Farhan Nugraha, dan Kepala Diskominfo Surtaman.

Penyaluran bantuan dimulai melalui Camat Kibin, Asep Saefullah, yang kemudian dilanjutkan ke Perumahan Bumi Ketos Regency di Desa Ketos. Di lokasi tersebut, air dilaporkan masih merendam pemukiman setinggi lutut orang dewasa. Perjalanan bantuan kemudian diteruskan ke wilayah Kecamatan Cikande melalui Camat Aat Supriyadi.

“Kegiatan hari ini dibagi menjadi tiga tim. Kami di Tim 3 terdiri dari gabungan berbagai OPD seperti Bapenda, Bapperida, BPKAD, Inspektorat, Diskominfo hingga RSDP,” ujar Ida Nuraida saat ditemui di Kantor Kecamatan Cikande.

Ida menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini murni berasal dari kantong pribadi para ASN Pemkab Serang sebagai bentuk solidaritas spontan, bukan bersumber dari APBD.

“Ini asli original sumbangan dari para ASN. Kami ‘keroyokan’ sebagai bukti bahwa ASN Pemkab Serang peduli terhadap warganya yang sedang kesusahan,” tegasnya.

Terkait bantuan dari APBD, Ida menjelaskan bahwa saat ini Pemkab masih dalam tahap asesmen. Data mengenai jumlah jiwa dan luas wilayah terdampak sedang divalidasi agar penyaluran bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial nantinya tepat sasaran sesuai skala kebutuhan.

Menanggapi bencana hidrometeorologi ini, Ida menyoroti berkurangnya areal resapan akibat alih fungsi lahan menjadi pemukiman seiring bertambahnya jumlah penduduk, sementara luas wilayah tetap.

Selain sembako, warga di Perumahan Bumi Ketos Regency juga menyampaikan aspirasi terkait bantuan operasional berupa bahan bakar solar untuk menggerakkan pompa air. “Hasil asesmen di lapangan, ada kebutuhan solar sekitar 1.000 liter per hari untuk memompa air agar genangan cepat surut,” tambah Ida.

Setelah menyisir wilayah Kibin dan Cikande, tim melanjutkan perjalanan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah Kecamatan Kopo dan Kecamatan Tunjung Teja.***

2