Rabu, 22 April 2026

Sungai Cidurian Meluap, Tiga Desa di Cikande Terendam Banjir Hingga 1 Meter

- Sabtu, 24 Januari 2026

| 18:46 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Tingginya intensitas hujan dalam dua hari terakhir memicu luapan Sungai Cidurian yang kembali merendam pemukiman warga di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (24/1/2026). Tiga desa dilaporkan terdampak cukup parah, yakni Desa Cikande, Desa Songgom Jaya, dan Desa Koper.

Ketinggian air di lokasi pemukiman warga dilaporkan mencapai sekitar 1 meter atau setinggi dada orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total.

Andika, salah seorang warga setempat, menuturkan bahwa banjir kali ini datang dengan debit yang lebih besar dibandingkan kejadian sebelumnya. Air mulai masuk dan merendam hampir separuh bangunan rumah warga.

“Ini banjirnya semakin parah. Sebelumnya hanya beberapa sentimeter saja, tapi sekarang hampir merendam setengah rumah warga,” kata Andika kepada awak media, Sabtu (24/1/2026).

Lantaran bantuan evakuasi belum tiba di lokasi, sebagian besar warga memilih menyelamatkan diri secara mandiri. Dengan peralatan seadanya, mereka menembus genangan air untuk mengungsi ke rumah kerabat maupun desa tetangga yang lebih tinggi.

Andika menyebutkan, warga saat ini sangat membutuhkan bantuan perahu karet karena kedalaman air yang cukup berisiko jika dilalui dengan berjalan kaki, terutama bagi anak-anak dan lansia.

“Belum ada perahu karet dari petugas. Warga mandiri saja melewati banjir untuk mengungsi. Sebetulnya warga khawatir karena air cukup tinggi, makanya kami sangat butuh bantuan perahu,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara khusus di Desa Songgom Jaya, tercatat sedikitnya 1.200 jiwa dari 366 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Sementara itu, pendataan untuk Desa Cikande dan Desa Koper masih terus dilakukan oleh petugas pemerintah desa setempat.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan logistik serta armada evakuasi sebelum debit air kembali naik mengingat potensi hujan susulan masih ada.***