Rabu, 17 Juni 2026

Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar Rumahnya di TBL Kota Serang

- Rabu, 17 Juni 2026

| 16:50 WIB

Polisi evakuasi mayat lansia di perumahan Taman Banten Lestari

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Warga Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia (lansia) di dalam kamar rumahnya, Rabu (17/06/2026). Korban diketahui berinisial IY (68), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

Kapolsek Serang AKP Zaeni Aji Bakhtiar menjelaskan, peristiwa tersebut terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat melalui layanan Call Center 110.

“Begitu menerima informasi, personel Polsek Serang bersama anggota piket Polresta Serang Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” kata Zaeni.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban pertama kali ditemukan oleh adik ipar bersama seorang tetangganya. Mereka curiga karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah untuk beraktivitas seperti biasa.

“Karena curiga, pihak keluarga bersama warga berinisiatif mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya. Saat dicek, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan terbaring di kamar dengan tubuh terselimuti,” jelas Zaeni.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes yang sudah lama dideritanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan olah TKP guna mengumpulkan data dan bukti awal.

“Kami melakukan serangkaian langkah kepolisian, mulai dari pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan tim identifikasi dan forensik,” tambahnya.

Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Serang Kota guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi. Namun, dugaan awal berdasarkan informasi keluarga karena riwayat penyakit diabetes. Meski demikian, seluruh prosedur penyelidikan tetap kami jalankan secara prosedural,” pungkasnya.***

2