CILEGON, BANTENPRO.CO.ID – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melakukan operasi evakuasi medis (medevac) terhadap kapten kapal tanker yang mengalami sakit serius di perairan sekitar Pulau Tempurung, Sabtu (7/3/2026).
Informasi awal diterima Basarnas pada pukul 15.18 WIB melalui laporan email dari pihak kapal. Kapal tanker bernama ELISABETH dengan call sign PBQW saat itu berada di perairan Pulau Tempurung, wilayah Kota Cilegon.
Dalam laporan disebutkan bahwa pada pukul 15.10 WIB, kapten kapal bernama Shushkin (41) berkewarganegaraan Rusia mengalami sakit serius dan membutuhkan penanganan medis serta evakuasi segera dari tim SAR.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 05°52.800’S 105°56.700’E, berjarak sekitar 14,65 mil laut dari posisi kapal penyelamat KN SAR Tetuka dengan arah pelayaran 295,08 derajat dan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 20 menit.
Setelah menerima laporan, pada pukul 15.35 WIB tim operator Kantor SAR Banten langsung melakukan koordinasi dengan pihak kapal untuk menentukan titik pertemuan (intercept). KN SAR Tetuka diberangkatkan dengan perkiraan waktu tiba (ETA) pukul 21.38 WIB.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain personel Kantor SAR Banten, kru KN SAR Tetuka, personel Korps Kepolisian Perairan dan Udara Mabes Polri serta Polda Banten, petugas Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banten, petugas Kantor Imigrasi Cilegon, unsur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai melalui kapal KN Golok 206, serta agen kapal terkait.
Hingga laporan ini disampaikan, proses evakuasi masih berlangsung. Kondisi cuaca di lokasi berawan namun tetap memungkinkan untuk pelaksanaan operasi. ***














