Selasa, 28 April 2026

BI Provinsi Banten Ajak Stakeholder Untuk Bijak Dalam Mengelola Keuangan

- Selasa, 17 Desember 2024

| 18:56 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Bank Indonesia Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Talk show “Muda Merdeka” vol.2 yang diikuti oleh Influencer, wartawan, mahasiswa, pondok pesantren, unsur pemerintah,entrepreneur serta SLTA yang ada di provinsi Banten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung convention center Aston serang, pada Selasa 17 Desember 2024. Yang diisi oleh narasumber profesional yakni, Lukman Hakim (Ekonom Senior BI Provinsi Banten), Ahmad Zaelani (Kepala OJK Provinsi Banten), Ikrar Potawali (Kasubdit Siber 5 Polda Banten) dan Andika Diskartes (Direktur PT.Mahameru)

Kegiatan ini bertemakan “membangun masa depan melalui edukasi keuangan digital yang aman” dengan tagline “Bijak Belanja Pinjol Terjaga” Talk show ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan digital yang aman dan sesuai dengan regulasi yang ada.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Haryo Pamungkas.

“Dengan banyaknya digitalisasi yang sekarang merajalela terutama dalam bidang keuangan tentunya banyak juga sisi negative yang harus kita waspadai bersama, terutama  maraknya pinjaman online dan judi online yang dapat menjadi ancaman serius bagi ekonomi mental dan moral masyarakat kita”ujar Haryo dalam sambutanya.

Dia juga menambahkan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam menangani masalah pinjaman online ilegal dan judi online yang sekarang hampir ada di semua kalangan.

“Kami bank Indonesia Banten berkomitmen mendukung dan berpegang erat bersama pemerintah daerah,OJK, Kepolisian dan semua Stakeholder terkait untuk memberantas praktik judi online dan pinjaman online ilegal,” sambungnya.

Ekonom Senior Bank Indonesia, Lukman Hakim. Ia menyampaikan tentang bagaimana memahami inflasi dan peran belanja bijak untuk mengendalikan dampaknya.

“Dengan adanya inflasi besar yang terjadi pada bulan November lalu, kami Bank Indonesia perwakilan provinsi Banten terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Salah satunya dengan melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi produk-produk lokal dan menghilangkan pola hidup boros dengan menggunakan uang secukupnya,” jelasnya.

Dalam pemaparan materinya, Otoritas jasa keuangan (OJK) provinsi Banten yang diwakili oleh Ahmad Zaelani juga mengajak kepada audiens khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk selalu waspada dalam melakukan transaksi keuangan secara online, Ia juga memaparkan tentang pentingnya literasi keuangan digital bagi para kaum muda.

“Pinjaman online (pinjol) atau peer-to-peer lending (P2P lending) merupakan layanan pinjam-meminjam uang secara online yang menghubungkan pemberi pinjaman (kreditur) dengan penerima pinjaman (debitur). peer-to- peer lending dapat diakses oleh pengguna (pemberi pinjaman dan penerima pinjaman) melalui aplikasi atau website,” ujar Ahmad Zaelani.

“Perlu kita semua ketahui bersama juga bahwa Perusahaan pinjol yang sekarang terdaftar secara legal di OJK sejumlah 97, sisanya 8.271 telah kami tutup,” jelas Ahmad Zaelani dalam materinya.

Harapannya dengan adanya talk show Muda Merdeka yang di inisiasi oleh Bank Indonesia provinsi Banten ini dapat menjadi edukasi kepada semua masyarakat provinsi Banten untuk selalu bijak dalam mengatur management keuangan digital dan selalu waspada dengan banyaknya praktik-praktik Ilegal yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang banyak.***