SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Bakal calon gubernur Banten Dimyati Natakusuma mengaku makin mantap maju Pilgub Banten 2024 setelah mendapatkan dukungan dari Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Banten.
Ketua PABPDSI Kabupaten Pandeglang Raki Jubaedi mengajak untuk memberikan dukungan penuh terhadap Raden Achmad Dimyati Natakusumah untuk menjadi Gubernur pada Pilkada 2024.
“Perlu diketahui oleh rekan-rekan semua pengurus PABPDSI se Provinsi Banten bahwa kami mengajak kepada semua BPD se-Provinsi Banten, bahwa kami adalah salah satu di Pandeglang yang antusias. Bahwa BPD ini harus punya satu kebersamaan, satu tujuan, satu perjuangan, untuk memperjuangkan, kandidat, atau calon gubernur yaitu bapak Dimyati Natakusumah. Saya dari Pandeglang menginginkan PABPDSI dari Provinsi Banten juga ikut satu arah, satu tujuan untuk mendukung Bapak Achmad Dimyati Natakusumah,” katanya saat memberikan sambutan di salah satu cafe di Kota Serang, Sabtu 27 April 2024.
Pada kesempatan itu juga, ia meminta kepada pengurus PABPDSI dari perwakilan wilayah untuk Calon Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kepada masyarakat secara luas.
“Mohon nanti walaupun sedikit walaupun hanya lima menit kepada para ketua PABPDSI perwakilan dari tiap kabupaten memberikan perkenalan kepada bapak Dimyati Natakusumah sebagai calon gubernur,” ucapnya.
Selain itu, Ia juga mengatakan telah mengundang Ketua PABPDSI Pusat agar mengetahui dan menghadiri acara halal bihalal di Banten sekaligus mengatakan bahwa BPD di Banten telah memberikan dukungan kepada Achmad Dimyati Natakusumah.
“Ijin pak dim bahwa kami mengundang ketum PABPDSI pusat biar kami tidak disalahkan bahwa kami mendukung calon gubernur, biar ketum juga tahu,” sambungnya.
Ia berharap, PABPDSI di Banten kompak untuk membantu pemenangan Calon Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah.
“Agar kita ini kompak menjadi kesatuan untuk mendukung calon gubernur banten Dimyati Natakusumah,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga Ketua PABPDSI Provinsi Banten, Muhammad rouf, mengatakan, akan berkomitmen apabila Dimyati Natakusumah bisa memperjuangkan penghasilan tetap (Siltap) BPD di Provinsi Banten.
“Kami akan komitmen apabila PABPDSI ini diperhatikan terutama ke siltap dari segi penghasilannya, karena sama sebenarnya program kerjanya itu, tanggung jawabnya hampir sama, sama kepala desa,” cetusnya.
Ia meminta, Dimyati Natakusumah tidak melupakan PABPDSI nantinya jika sudah terpilih dan menjabat menjadi Gubernur Banten.
“Mari kita majukan desa, karena pembangunan republik Indonesia ini, harus dimulai dari desa, tentu itu yang dikatakan oleh Pak Jokowi, oleh karena itu apabila nanti sudah terpilih sebagai gubernur provinsi Banten semoga jangan melupakan kami sebagai PABPDSI, semoga semua mengamini dan mendoakan semoga Allah SWT meridhoi kita semua,” tegasnya.
Sementara itu Dimyati Natakusuma mengatakan bahwa, dirinya mengaku 1000 persen untuk maju di Pilgub Banten tahun 2024 mendatang.
“Saya dulu belum siap dalam arti untuk mencalonkan Gubernur Banten karena fokus untuk pentingkan nasional dan sekarang saya siap 1000 persen, insyaallah PKS bulat ke saya,” kata Dimyati Natakusuma kepada awak media.
Dimyati Natakusuma mengatakan bahwa setelah dirinya muncul di beberapa baliho, mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten, beberapa sosok lainnya dinilai mundur.
“Pilgub Banten Dimyati muncul lainya pada mundur, kayanya head to head ini, makanya kita harus tampil, saya orang desa mau ngerebut Banten,” ujar Dimyati Natakusuma saat sambutan dalam acara halal bihalal PABPDSI Provinsi Banten disalah satu rumah makan di Kota Serang, Sabtu 27 April 2024.
Dimyati Natakusuma menegaskan bahwa dirinya lahir dari orang desa dan bisa mengerti kondisi desa, tidak seperti pemimpin dari kota yang dinilai kurang paham kondisi desa di Provinsi Banten.
“Orang lain tidak ngerti orang desa dan kesulitannya, di perhatikan juga tidak,” ucapnya.
Dalam waktu dekat Dimyati Natakusuma akan mengadakan pertemuan dengan Badan Pengurus Desa di 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten.
“Dimyati sukses apa tidak tergantung BPD. Saya sebelum Banten jadi provinsi saya sudah jadi Bupati, saya lahir di Tangerang jadi bupati Pandeglang, bapak saya orang Tangerang ibu saya orang Pandeglang. Saya senang bertemu dengan bapak ibu sekalian, semangat saya makin mantap,” tutupnya.***













