Sabtu, 18 April 2026

Genjot SDM Unggul, Untirta dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Pendidikan Kebanksentralan 2026

- Rabu, 8 April 2026

| 13:31 WIB

TANGSEL, BANTENPRO.CO.ID – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten melalui Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026. Agenda yang digelar di BSD City, Selasa (7/4/2026) ini, menjadi tonggak penting dalam mencetak SDM unggul di bidang ekonomi dan moneter.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untirta, Dr. Agus Sjafari, M.Si, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa.

Kabar baik bagi mahasiswa Untirta, tahun 2026 ini jumlah penerima bantuan pendidikan atau beasiswa BI mengalami kenaikan signifikan. Jika tahun sebelumnya hanya 75 mahasiswa, kini kuota bertambah menjadi 130 mahasiswa.

Wakil Rektor Untirta, Dr. Agus Sjafari, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan Bank Indonesia kepada kampus hijau tersebut.

“Alhamdulillah, kuota kita naik menjadi 130 mahasiswa. Selain bantuan finansial, para penerima yang tergabung dalam GenBI (Generasi Baru Indonesia) juga akan mendapatkan pembekalan dan pelatihan kepemimpinan,” ujar Agus.

Kepala BI Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum rebranding program pendidikan kebanksentralan. BI kini lebih menekankan integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Tak hanya untuk mahasiswa, BI juga membuka peluang riset bagi dosen dan sivitas akademika melalui platform Spectro di bawah naungan BI Institute. Dukungan ini mencakup bantuan penulisan skripsi, tesis, hingga disertasi yang fokus pada kajian ekonomi dan kebanksentralan.

“Dunia akademik adalah mitra penting kami. Banyak kebijakan BI yang dirumuskan berdasarkan masukan dan kajian para akademisi. Kami ingin sinergi ini semakin solid,” tegas Ameriza.

Selain Untirta, program ini juga menggandeng dua perguruan tinggi besar lainnya, yakni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan kuota 60 mahasiswa dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan 130 mahasiswa.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini diharapkan menjadi landasan formal untuk berbagai agenda ke depan, mulai dari kuliah umum, workshop, hingga kompetisi ilmiah nasional. Melalui langkah ini, Untirta dan BI berkomitmen mencetak generasi yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.***