Selasa, 21 April 2026

Hari Pertama UTBK SNBT 2026, Untirta Pastikan Fasilitas Inklusif dan Perketat Pengawasan

- Selasa, 21 April 2026

| 20:50 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026, Selasa (21/4/2026). Di hari perdana ini, Untirta menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif dengan tetap memberikan pelayanan prima bagi seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas.

Sebanyak 935 peserta tercatat mengikuti ujian pada sesi pagi dan siang yang tersebar di delapan titik lokasi strategis. Lokasi ujian tersebut meliputi Kampus Sindangsari, Pakupatan, Kepandean, Ciwaru, dan Cilegon. Selain itu, Untirta juga menggandeng mitra di SMKN 1 Kota Serang serta dua lokasi di zona Tangerang, yakni Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS).

Sebagai bagian dari misi inklusivitas, Untirta memusatkan fasilitas bagi peserta tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa di Kampus Pakupatan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh peserta mendapatkan hak serta kenyamanan yang setara dalam mengerjakan soal ujian tanpa hambatan teknis.

Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, ST., MT., saat meninjau langsung pelaksanaan di Kampus Sindangsari, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan panitia dalam menyediakan sarana prasarana.

“Saya pantau langsung, para peserta merasa nyaman memanfaatkan fasilitas yang ada. Terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan seluruh perangkat. Kami berharap kondisi kondusif ini bertahan hingga hari terakhir,” ujar Prof. Fatah.

Beliau juga mengingatkan para peserta untuk tetap optimis dan menjaga integritas. Selain faktor kenyamanan, Prof. Fatah menginstruksikan panitia untuk memperketat pengawasan guna menutup celah potensi kecurangan sejak dini.

Di sisi lain, Prof. Wahyu melaporkan bahwa secara umum pelaksanaan hari pertama berjalan lancar, mulai dari proses pengarahan pengawas hingga teknis di ruang ujian. Ia berharap kendala berarti tidak ditemukan hingga akhir masa pelaksanaan agar peserta dapat fokus sepenuhnya pada ujian.

“Tahun ini ada penambahan mitra lokasi di Tangerang, yaitu UNIS dan UMN. Secara aturan sebenarnya masih sama dengan tahun lalu, namun tahun ini kami tekankan agar pengawas lebih aktif dan responsif dalam menjalankan tugasnya,” jelas Prof. Wahyu.

Meski jumlah peserta tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya, koordinasi antara pusat UTBK Untirta dengan mitra sekolah maupun universitas terus diperkuat demi kelancaran agenda seleksi nasional tersebut.***