SERANG, BANTENPRO.CO.ID – PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Banten berhasil mencatat kinerja yang solid sepanjang Tahun 2023.
Sepanjang Tahun 2023, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten ini berhasil membukukan pertumbuhan bisnis yang positif dengan mencatat perolehan laba bersih (audited) mencapai Rp9,5 miliar. Perolehan laba bersih ini meningkat 9,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama Tahun 2022 senilai Rp8,6 miliar.
Demikian terungkap dari hasil laporan keuangan PT Jamkrida Banten per 31 Desember 2023 yang dipublikasikan perseroan di laman resminya, dikutip Bantenpro.co.id, pada Rabu, 17 April 2024.
Laporan keuangan Jamkrida Banten per Desember Tahun 2023 ini telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tri Bowo Yulianti.
Selain itu, laporan keuangan Jamkrida Banten Tahun 2023 ini juga telah ditandatangi oleh Direktur Jamkrida Banten Ahmad Rohendi dan Komisaris Jamkrida Banten Didin Rasyidin Wahyu per Maret 2024.
Berdasarkan laporan keungan yang dipublikasikan perseroan, raihan laba bersih Jamkrida Banten ditopang dari pendapatan imbal jasa yang mencapai RpRp 216,93 miliar, pendapatan investasi senilai Rp3,95 miliar, kemudian pendapatan dan beban lain-lain senilai Rp1,3 miliar.
Dari data yang dipublikasikan, pendapatan imbal jasa PT Jamkrida Banten sepanjang Tahun 2023 sebesar Rp 216,93 milir tersebut mengalami peningkatan cukup tajam jika dibandingkan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp52,78 miliar.
Namun beban klaim yang dibayarkan perseroan pada Tahun 2023 cukup sebesar yakni Rp193,96 miliar. Pembayaran beban klaim ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp26,86 miliar.
Sedangkan beban usaha PT Jamkrida Banten sepanjang Tahun 2023 tercatat Rp16,79 miliar. Beban usaha ini terdiri dari beban sumber daya manusia Rp12,2 miliar, beban operasional Rp2,6 miliar, beban administrasi dan umum senilai Rp1,7 miliar.
Sementara itu, dividen tunai yang disetorkan Jamkrida Banten kepada pemegang saham pada Tahun 2023 yakni Pemprov Banten dan PT Banten Global Development sebesar Rp2,5 miliar. Angka dividen tunai yang diberikan Jamkrida Banten ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2022 senilai Rp1,8 miliar.
Dari sisi kepemilikan aset, saat ini total aset Jamkrida Banten pada Tahun 2023 baik berupa aset lancar dan aset tidak lancar sebesar Rp593,4 milir atau meningkat tajam dari tahun 2022 senilai Rp492,3 miliar.
Adapun jumlah lialibilitas Jamkrida Banten pada tahun 2023 sebesar Rp514,5 milir dan jumlah ekuitas sebesar Rp78,9 miliar.***














