SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Serang sejak Minggu hingga Kamis kemarin memicu bencana di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat ribuan warga terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG, curah hujan pada Kamis kemarin mencapai puncaknya di angka 52,6 mm per hari.
“Curah hujan yang fluktuatif sejak Minggu mengakibatkan rangkaian peristiwa alam yang mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat di beberapa wilayah,” ujar Diat saat memberikan keterangan, Jumat (19/12/2025).
Bencana banjir dan kerusakan bangunan tersebar di beberapa kecamatan, dengan dampak terparah berada di Kecamatan Kasemen. Berikut rincian wilayahnya:
Kecamatan Kasemen: Kelurahan Margaluyu, Banten, Sawaluhur, dan Kasemen.
Kecamatan Walantaka: Kelurahan Teriti.
Kecamatan Cipocok Jaya: Kelurahan Banjaragung dan Kelurahan Penancangan.
Diat memaparkan, dampak dari cuaca buruk ini menimbulkan berbagai jenis bencana mulai dari banjir hingga pohon tumbang.
“Data sementara menunjukkan ada 9 titik banjir, 4 titik rumah roboh, 3 titik pohon tumbang, dan 1 titik longsor. Total rumah yang tergenang mencapai 902 unit, dengan 4 rumah mengalami kerusakan berat,” jelasnya.
Hingga Jumat siang pukul 13.20 WIB, BPBD mencatat sebanyak 1.042 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 4.039 jiwa menjadi korban terdampak bencana ini.
Pihak BPBD Kota Serang terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan untuk memberikan bantuan darurat bagi warga yang rumahnya masih tergenang maupun yang mengalami kerusakan bangunan.***












