Rabu, 29 April 2026

Hari Sungai Nasional: Seremonial Bersih-Bersih dan Tantangan Nyata Pengelolaan Sampah Sungai Cibanten

- Senin, 28 Juli 2025

| 12:53 WIB

SERANG,BANTENPRO.CO.ID – Peringatan Hari Sungai Nasional tahun ini di Kota Serang dimeriahkan dengan aksi bersih-bersih sungai Cibanten yang melibatkan ratusan warga dan berbagai instansi pemerintah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil susur sungai sebelumnya yang kemudian ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi antara Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung-Cidanau-Cidurian (BBWSC-3), Pemerintah Kota Serang (melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat/PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup/DLH), serta perwakilan masyarakat.

Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 200 orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum RT/RW, Pramuka, serta personel dari Perkim, Satpol PP, dan DLH sendiri.

“Hari ini kita melibatkan unsur masyarakat sekitar 200 orang. Kebetulan Pak Wali (Wali Kota Serang) juga tadi memantau dan menginstruksikan untuk dilaksanakan sampai tuntas,” ujar Richi kepada awak media. Senin 28 Juni 2025.

Dalam aksi bersih-bersih ini, setidaknya empat truk sampah berhasil diangkut dari sungai. Diperkirakan volume sampah mencapai 16 meter kubik, yang diduga telah menumpuk di lokasi tersebut sejak lama.

Richi menambahkan bahwa terdapat 54 titik sampah yang menjadi target pembersihan, namun pengerjaan dilakukan secara bertahap karena kondisi medan yang curam.

“Sampah itu ada 54 titik. Dan itu secara bertahap. Kendalanya itu karena kondisi curam. Dan ini juga kerja bakti bersama Balai dan masyarakat, akibat curam kita lakukan pembersihan secara manual,” jelas Richi.

Setelah kegiatan bersih-bersih selesai, DLH Kota Serang berencana untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. Edukasi ini akan difokuskan pada pemahaman untuk melakukan pengambilan sampah secara rutin sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.

“Setelah selesai kita akan edukasi masyarakat. Ini rencana kita untuk akan membuat pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan pengambilan sampah secara rutin dan ini untuk kolaborasi pemerintah dengan masyarakat,” pungkas Richi.***