SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat-Banten, Wahyu, melakukan peninjauan langsung hari terakhir pelaksanaan Computer Assisted Competency Test (CACT) di Kantor BKD Banten pada Sabtu (15/11/2025).
Tes yang dikenal sebagai Profiling ASN ini diikuti oleh 1.015 peserta dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Diketahui, CACT ASN Kota Serang ini berlangsung selama enam hari, terhitung sejak Senin, 9 November hingga Sabtu, 15 November 2025.
Saat diwawancarai awak media, Wahyu mengungkapkan bahwa pelaksanaan Profiling ASN di Kota Serang ini merupakan yang pertama kali dilakukan di wilayah Provinsi Banten.
“Kota Serang pertama di Profiling ASN ini di Provinsi Banten. Senin besok giliran Provinsi Banten yang akan mengadakan,” jelas Wahyu, Sabtu (15/11/2025).
Ia menambahkan, kegiatan Profiling ASN ini bersifat non tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) karena merupakan kebijakan nasional. Tujuannya adalah untuk memetakan secara nasional siapa saja ASN yang memiliki potensi dan kompetensi sesuai standar.
“Tentunya dari hasil pemetaan ini akan terpetakan dengan baik bagaimana pengembangan karir ASN ke depannya. Jadi tidak hanya bicara saat ini, tapi bagaimana cara pengembangan ASN untuk ke depan,” terangnya.
Wahyu juga mengapresiasi kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang yang dinilai sedang mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan manajemen talenta.
“Ini bagian proses manajemen talenta. InsyaAllah atas komitmen Pak Walikota Serang, tahun ini bisa mendapatkan rekomendasi dari Kepala BKN untuk bisa mengimplementasikan manajemen talenta di tahun 2025,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, Profiling ASN yang dilakukan oleh Kantor Regional BKN Jawa Barat-Banten sudah mencapai 230.000 ASN dan ditargetkan selesai pada 19 Desember 2025.
“InsyaAllah dari 37 instansi daerah di wilayah kami, meliputi dua Provinsi yakni Jawa Barat dan Banten, 13 Kota dan 22 Kabupaten, seluruhnya terlibat dan mengirim pesertanya untuk melakukan kegiatan Profiling ASN,” pungkasnya.***















