Minggu, 20 September 2026

Lantik 533 PNS Baru, Walikota Serang Tuntut ASN Bermental Petarung

- Senin, 3 Agustus 2026

| 17:08 WIB

Sebanyak 533 PNS di kota Serang resmi dilantik (FOTO: ISTIMEWA)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang secara resmi melantik 533 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lapangan Puspemkot Serang, Senin (3/8/2026). Prosesi ini mencakup pengangkatan CPNS Formasi 2024, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Formasi 2023 dan 2024, serta sejumlah pejabat fungsional di lingkungan birokrasi setempat.

Walikota Serang, Budi Rustandi, menyatakan kebijakan ini diambil guna memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab penantian panjang para aparatur yang telah tertunda sejak periode 2022 hingga 2024.

“Alhamdulillah, hari ini berjalan dengan baik dan sukses. Ini bagian dari percepatan program di Kota Serang, sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat,” ujar Budi usai pelantikan.

Dalam arahannya, Budi melontarkan instruksi tegas kepada para pegawai yang baru disumpah. Ia meminta agar aparatur sipil negara (ASN) tidak bermental lembek dan siap menghadapi tekanan tugas di lapangan.

“Saya harapkan mereka harus kuat, harus jadi petarung seperti saya. Bekerja baik pun belum tentu dipuji, apalagi kalau kerjanya salah,” kata Budi.

Lebih lanjut, ia menekankan agar para abdi negara menempatkan diri sebagai pelayan publik yang ramah, bukan pihak yang justru meminta untuk dilayani. Menurutnya, kepuasan seorang pimpinan daerah berakar dari kemampuan birokrasi dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, langkah pengangkatan ratusan pegawai ini dinilai sebagai manuver strategis untuk mendongkrak kinerja instansi dan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Budi meyakini kapasitas para pegawai baru ini mampu mengakselerasi pembangunan serta menarik minat investor luar. Ia bahkan memasang target ambisius terkait lonjakan pendapatan daerah pada beberapa tahun mendatang.

“Target saya, tahun 2028 PAD kita bertambah lagi. Apalagi sekarang banyak investasi masuk, seperti pembangunan gedung parkir tanpa APBD yang di dalamnya akan ada restoran dan sarana olahraga. Itu semua akan menjadi sumber pendapatan PAD baru kita,” pungkasnya.***

2