Minggu, 5 April 2026

Layanan Kesehatan Gratis Pemudik Di Terminal Pakupatan Serang Masih Berjalan

- Selasa, 24 Maret 2026

| 15:36 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Layanan kesehatan gratis bagi pemudik di Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, terus dimanfaatkan di tengah tingginya arus penumpang pada masa mudik dan balik Lebaran 2026.

Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Jasa Raharja, dengan pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Setiap pelaksanaan, layanan dibuka untuk sekitar 30 orang dan dijadwalkan rutin dua kali dalam sebulan.

Petugas Terminal Pakupatan, Dede Hasan, mengatakan layanan kesehatan menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi penumpang tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.

“Untuk pelayanan di terminal, calon penumpang masih terlayani dengan baik. Saat ini ada peningkatan sekitar 30 persen, baik arus mudik maupun arus balik dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dede, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang terjadi hampir setiap hari, baik penumpang datang maupun berangkat. Namun, data harian masih dalam proses rekap karena sistem pencatatan dilakukan dalam dua shift petugas.

Berdasarkan data terakhir per 23 Maret 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat 11.613 orang, sementara penumpang datang mencapai 9.662 orang.

Untuk pergerakan armada, sebanyak 650 bus tercatat berangkat dan 638 bus datang pada hari yang sama. Angka tersebut menunjukkan arus penumpang masih tinggi dan aktivitas di Terminal Pakupatan tetap padat menjelang puncak arus balik Lebaran.

Selain layanan kesehatan, pengawasan keselamatan di Terminal Pakupatan juga terus diperkuat. Petugas melakukan ramp check terhadap armada bus setiap hari, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi sebelum keberangkatan.

“Ramp check kita lakukan rutin, termasuk pengecekan kesehatan sopir seperti tensi. Sejauh ini tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan, kondisi masih dalam batas normal,” ujar Dede.

Terminal Pakupatan juga melayani sejumlah keberangkatan khusus, di antaranya rombongan santri yang kembali ke pondok pesantren usai libur Lebaran. Keberangkatan tersebut menambah pergerakan penumpang di tengah periode arus balik.

Di sisi lain, petugas mengingatkan pemudik untuk tetap waspada selama berada di area terminal. Penumpang diminta menjaga barang bawaan serta mengawasi anak-anak, mengingat kondisi terminal yang masih padat.

“Penumpang diimbau tetap berhati-hati, terutama menjaga barang dan memperhatikan anak-anak agar perjalanan tetap aman,” katanya.

Sementara itu, puncak arus balik di Terminal Pakupatan diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026. Petugas telah menyiapkan pola pelayanan dan pengaturan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada tanggal tersebut.***