Sabtu, 2 Mei 2026

Mentri PKP Ajak Anak Muda Jadi Pengembang Perumahan

- Selasa, 9 September 2025

| 19:41 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengajak anak muda Indonesia untuk berani bercita-cita menjadi pengembang perumahan. Menurutnya, profesi ini tidak hanya menjanjikan, tapi juga mulia karena dapat membantu masyarakat memiliki rumah layak huni, membuka lapangan kerja, dan berkontribusi pada pembangunan nasional.

Ajakan itu disampaikan Maruarar saat meninjau langsung Perumahan Pondok Banten Indah di Kota Serang, Banten, pada Selasa (8/9/2025). Didampingi pengembang muda bernama Wawan, ia mengecek unit rumah subsidi tipe 30/60, mulai dari pintu, ruang tamu, dua kamar tidur, hingga sisa tanah di belakang dan kondisi air di kamar mandi.

Maruarar mengapresiasi perjalanan Wawan, yang dulunya berprofesi sebagai tukang ojek online, namun kini sukses menjadi pengembang. “Bapak Wawan adalah contoh nyata bahwa Program Tiga Juta Rumah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Maruarar.

Ia menambahkan bahwa Wawan membuktikan tidak ada yang tidak mungkin jika diiringi karakter baik, niat tulus, dan ketekunan.

Menurut Maruarar, rumah subsidi yang dibangun oleh Muhammad Ridwan, Direktur PT Kawah Anugrah Properti, memiliki kualitas yang baik. Proyek ini tidak hanya menyediakan hunian terjangkau, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru.

Maruarar menekankan, kenaikan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 220.000 menjadi 350.000 unit tahun ini, ditambah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, akan mendorong pengusaha muda untuk “naik kelas dan menyala”.

“Jika satu rumah bersubsidi dibangun minimal oleh lima pekerja, maka ada sekitar 1,65 juta lapangan kerja baru, belum termasuk mereka yang membuka usaha dagang dan supir pengantar material,” jelasnya. Ini menunjukkan industri perumahan memiliki efek domino positif terhadap perekonomian.

Muhammad Ridwan, Direktur PT Kawah Anugrah Properti, menyambut baik program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Ia mengaku siap mendukung penuh target pemerintah dengan terus membangun rumah subsidi di Serang.

“Harga rumah subsidi yang kami bangun Rp 166 juta, desainnya bagus dan berkualitas,” kata Ridwan. Ia berjanji akan terus membangun rumah dengan konsep dan kualitas terbaik untuk membantu pemerintah mengurangi backlog perumahan.***