BANTENPRO.CO.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Gencatan senjata antara Israel dan Iran akan dilaksanakan secara bertahap dalam 24 jam ke depan, meskipun Israel dan Iran belum mengomentari pengumuman Trump tersebut.
Pengumuman tersebut menyusul adanya serangan terhadap pasukan tentara AS di pangkalan udara Al Udeid di Qatar pada hari Senin waktu setempat.
“Dengan asumsi bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya, dan itu pasti akan terjadi, saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua Negara, Israel dan Iran, karena memiliki Stamina, Keberanian, dan Kecerdasan untuk mengakhiri apa yang seharusnya disebut sebagai ‘Perang 12 Hari’,” tulis Trump di situs Truth Social miliknya.
Menurut kantor berita Reuters, pejabat militer AS mengatakan bahwa Pangkalan Udara Al Udeid adalah satu-satunya pangkalan militer AS yang menjadi sasaran Iran.
Para pejabat tersebut mengonfirmasi bahwa tidak ada dampak pada pangkalan yang berada di luar ibu kota Qatar, Doha. Seorang pejabat pertahanan AS menambahkan bahwa pangkalan udara Al Udeid diserang oleh rudal balistik jarak pendek dan jarak menengah yang berasal dari Iran.
“Saat ini, belum ada laporan korban dari pihak AS. Kami memantau situasi ini dengan saksama dan akan memberikan informasi lebih lanjut segera setelah tersedia,” kata pejabat tersebut.
Setelah serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan dalam postingan X bahwa Iran tidak melanggar hak siapa pun.
“Kami tidak akan dalam keadaan apa pun menerima pelanggaran apa pun terhadap kami, kami juga tidak akan menyerah pada agresi siapa pun; ini adalah logika bangsa Iran,” tulisnya.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi kemudian menambahkan bahwa negaranya siap untuk kembali membalas jika AS mengambil tindakan lebih lanjut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai Iran memiliki respons yang sangat lemah dan berterima kasih kepada pimpinan negara tersebut karena memberikan pemberitahuan atas serangan balasan tersebut.
“Saya senang melaporkan bahwa TIDAK ADA warga Amerika yang terluka, dan hampir tidak ada kerusakan yang terjadi,” tulis Trump di Truth Social.
“Yang terpenting, mereka telah mengeluarkan semuanya dari ‘sistem’ mereka, dan mudah-mudahan, tidak akan ada lagi kebencian. Saya ingin berterima kasih kepada Iran karena telah memberi kami pemberitahuan lebih awal, yang memungkinkan tidak ada nyawa yang hilang, dan tidak ada yang terluka,”. (*)














