Kamis, 16 April 2026

Serap Aspirasi Warga Cikokol, Asep Hidayat Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Drainase

- Kamis, 5 Februari 2026

| 20:07 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID — Anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Demokrat, Asep Hidayat, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses masa persidangan II tahun sidang 2025–2026 di Balai Warga Komplek Perumahan Bona Sarana Indah, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (4/2/2025).

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mengemuka, di antaranya perbaikan jalan lingkungan, pemasangan paving block, pendalaman saluran air, serta penanganan sampah.

Asep yang juga menjabat Sekretaris Komisi II DPRD Banten itu menyatakan akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Perbaikan jalan lingkungan dan pendalaman drainase menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan pencegahan banjir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun ini akan disalurkan 20 becak motor (bentor) untuk membantu pengangkutan sampah di wilayah Kota Tangerang.

Selain itu, pengerukan saluran air direncanakan dilakukan hingga kedalaman sekitar 40–50 sentimeter guna mengurangi risiko genangan saat hujan deras.

Asep juga memastikan perbaikan fasilitas umum di depan PAUD setempat melalui pemasangan paving block agar lebih tertata dan tidak becek saat musim hujan.

Di sektor sosial, program bedah rumah untuk warga kurang mampu akan terus dilanjutkan setelah sepanjang 2025 telah menjangkau 150 unit rumah tidak layak huni.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari jalan lingkungan, drainase, hingga rumah layak huni,” katanya.

Ketua RT 07 Komplek Perumahan Bona Sarana Indah, Ipul, mengapresiasi kehadiran langsung Asep di tengah warga. Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan, terutama terkait paving block dan perbaikan saluran air, dapat segera direalisasikan.

Hal senada disampaikan Ketua RT 08, Darmaji, yang menilai kegiatan reses menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan nyata di lingkungan mereka.

“Sejak kawasan ini berdiri pada 2003, baru kali ini ada anggota dewan yang benar-benar turun langsung, berdialog, dan menanyakan persoalan warga,” ungkapnya.

Menurut Darmaji, perhatian terhadap pengelolaan sampah, fasilitas umum, serta kebutuhan sosial masyarakat menunjukkan keseriusan dalam menjalankan fungsi representasi.

Ia juga menyoroti kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk janda lanjut usia di lingkungan tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dr. Medina menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga serta merawat fasilitas yang akan dibangun.

Kegiatan reses berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada pencatatan, tetapi berlanjut pada realisasi nyata demi perbaikan lingkungan Bona Sarana Indah.***