Jumat, 17 April 2026

Walikota Serang Salurkan Santunan Rp10 Juta bagi Korban Tersambar Petir

- Selasa, 30 Desember 2025

| 21:13 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Walikota Serang, Budi Rustandi, secara simbolis menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban musibah tersambar petir yang terjadi pada 2 Desember 2025 lalu.

Walikota Budi Rustandi menyatakan bahwa setiap keluarga korban mendapatkan santunan sebesar Rp10 juta. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyokong ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Alhamdulillah, sesuai janji saya hari ini bisa terlaksana. Pemerintah memberikan santunan Rp10 juta per orang. Tentu ini tidak sebanding dengan rasa kehilangan mereka, tapi minimal mereka merasakan bahwa pemerintah hadir dan mereka tidak berjuang sendirian,” ujar Budi Rustandi saat memberikan keterangan, Selasa (30/12/2025).

Budi mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan secara cepat melalui instruksi langsung kepada jajaran dinas terkait. Ia mengapresiasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sigap menyusun regulasi meski di penghujung tahun.

“Saya telepon langsung malamnya, para staf bergadang membuat regulasi agar bantuan ini bisa segera cair. Saya pastikan di era saya, semua fokus bekerja untuk rakyat, tidak ada yang bersantai di akhir tahun jika urusan warga belum selesai,” tegasnya.

Selain santunan tunai, Pemkot Serang juga memberikan jaminan pendidikan bagi anak-anak korban. Bagi mereka yang masih usia sekolah namun berasal dari keluarga tidak mampu, Walikota menginstruksikan agar segera dimasukkan ke Sekolah Rakyat (SR).

“Bagi anak-anak yang mau sekolah tapi tidak mampu, akan kita masukkan ke Sekolah Rakyat sesuai program Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kita pastikan masa depan mereka tetap terjamin,” tambah Budi.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, M. Ibra Gholibi, menjelaskan bahwa dana santunan tersebut bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Serang.

“Ini adalah bantuan sosial tidak direncanakan karena faktor bencana alam. Kami juga sudah mengusulkan tambahan bantuan ke Kementerian Sosial. Karena kejadiannya di akhir tahun, kemungkinan bantuan dari Kemensos akan turun di tahun depan,” jelas Ibra.

Ibra juga menambahkan bahwa pihak Dinsos siap memfasilitasi administrasi bagi anak korban yang ingin melanjutkan pendidikan ke Sekolah Rakyat pada tahun ajaran mendatang.***