Minggu, 20 September 2026

52 SMA/SMK/SKH Negeri di Banten Telantar Tanpa Kepala Sekolah Definitif, Seleksi Molor!

- Rabu, 22 Juli 2026

| 19:32 WIB

Sekertaris Dindikbud Banten Rachmat Tamam (FOTO:BANTENPRO.CO.ID)

SERANG, BANTENPRO – Proses seleksi kepala sekolah definitif untuk tingkat SMA, SMK, dan SKH negeri di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten hingga kini belum juga tuntas. Akibat keterlambatan tersebut, sebanyak 52 sekolah masih harus dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Rachmat Tamam, menjelaskan bahwa tahapan seleksi saat ini baru akan memasuki tahap Computer Assisted Test (CAT), meskipun proses penjaringan awal sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu.

“Dulu yang diundang mengikuti seleksi sekitar 2.700-an orang. Sekarang yang lolos seleksi administrasi kurang dari 900 peserta,” ujar Rachmat kepada bantenpro, Selasa (22/7/2026).

Ratusan peserta yang lolos seleksi administrasi tersebut masih harus bersaing ketat melalui tahapan CAT. Setelah itu, pihak Dindikbud juga membuka kemungkinan adanya seleksi lanjutan berupa wawancara sebelum menetapkan kepala sekolah definitif.

“Nanti ada CAT. Terus mungkin ada wawancara juga, itu masih dalam proses,” tambahnya.

Rachmat mengakui bahwa proses seleksi ini berjalan lebih lambat dari target yang diharapkan. Kesibukan instansi dalam mengawal jalannya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi faktor utama tertundanya tahapan seleksi tersebut.

“Kemarin kita fokus SPMB, sekarang MPLS. Mudah-mudahan bisa dipercepat,” kata dia.

Pihaknya menegaskan bahwa kehadiran kepala sekolah definitif sangat krusial agar tata kelola manajerial dan operasional sekolah dapat berjalan jauh lebih optimal.

“Kalau sekolah diisi kepala sekolah definitif kan enak, lebih maksimal,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi mengenai rincian data, Rachmat menyebutkan bahwa jumlah sekolah yang masih dikomandoi oleh Plt mencapai sekitar 52 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SKH negeri, termasuk beberapa unit sekolah baru dan dua Sekolah Khusus (SKH) yang posisinya masih kosong.

Dengan demikian, total kebutuhan kepala sekolah definitif diperkirakan selaras dengan angka tersebut, yakni sekitar 52 orang. Sebagai catatan, total keseluruhan SMA, SMK, dan SKH negeri yang berada di bawah kewenangan Pemprov Banten saat ini mencapai sekitar 276 sekolah.

Akibat molornya proses ini, puluhan sekolah negeri di Banten harus bersabar dipimpin oleh Plt, sementara ratusan kandidat calon kepala sekolah masih menanti kepastian tahapan CAT dan wawancara lanjutan.***

2