Rabu, 13 Mei 2026

Puluhan Ulama Banten Kumpul Tolak PIK 2 Investasi di Kota Serang

- Rabu, 19 Maret 2025

| 21:53 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Puluhan ulama dan kiyai Banten menggelar pertemua dalam rangka menolak rencana investasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Pertemuan itu digelar di Ponpes Nurul Al Bantani Kota Serang, Rabu (19/3/2025) malam. 

Pertemuan itu turut dihadiri Walikota  Serang Budi Rustandi, Anggota DPRD Banten Jazuli Juheni, Presidium FSPP Banten Fadlullah, Ketua Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) KH. Jawari dan puluhan ulama dan kiyai di Kota Serang. 

Ketua Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) KH. Jawari menyatakan, pertemuan para ulama Kota Serang Serang itu dalam rangka tabayun dengan Wali Kota terkait rencana investasi PIK 2 di Kota Serang.

“CSR PIK 2 patut diduga menjadi pintu masuk mempengaruhi kebijakan izin nvestasi PIK 2 di Kota Serang. Karenanya kami meminta kepada Walikota memberikan tabayun kepada ulama yang sebagian besar menolak PIK 2 investasi di Kota Serang khususnya di Kecamatan Kasemen,” ujar KH. Jawari

Hal senada diungkapkan Pengurus GPSM Kota Serang KH. Wari Syadeli. Ia mengungkapkan, menolak keras rencana invetasi PIK 2 di Kota Serang yang bakal dimulai dengan pemberian CSR.

“Karena PIK 2 faktanya terlalu rakus menguasai lahan-lahan rakyat sepanjang Pantura Banten, wacana PIK 2 Investasi di Kasemen dikhawatirkan menghabiskan lahan pertanian serta mereduksi kehidupan sosial masyarakat khususnya kawasan ziarah Masjid Agung Banten, maka kita semua patut melakukan penolakan, soal CSR PIK2 Walikota jangan terjebak balas Budi,” kata KH. Wari Syadeli.

Berdasarkan surat undangan yang beredar di whatsapp, pertemuan itu digelar dalam rangka Tabayun Terkait Statement Dukungan Walikota Serang terhadap Investasi PIK 2 di media lokal.

“Terkait beredarnya pemberitaan di media lokal yang memberitakan dukungan Walikota Serang terhadap Investasi PIK2 di Kasemen, Kota Serang yang didahului dengan pemberian CSR PIK2, sebagai bentuk tabayun dari para alim ulama Kota Serang terhadap Umaro, kami mengundang para kiyai untuk hadir dalam pertemuan tersebut,” demikian bunyi surat udangan tersebut yang diterima Bantenpro.co.id.

Surat undangan terkait pembahasan PIK 2 itu tertanda Ketua Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) KH. Jawari. 

“Besar harapan kami para kiyai dapat berkenan hadir dalam acara tersebut, agar terjadi dialog dengan Walikota dan memberikan sumbangsih saran serta masukan kepada Walikota Serang terkait Penolakan Investasi PIK2 di Kasemen Kota Serang,” katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Walikota  Serang, Budi Rustandi mendukung Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang berencana berinvestasi di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Pada Rabu, 12 Maret 2025, perwakilan PIK 2 Township Management Division mendatangi Pemkot Serang. Mereka beralasan ingin memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) ke Kota Serang untuk pengembangan pariwisata di Kecamatan Kasemen.

Kemudian pada Selasa 18 Maret 2025, Pemkot Serang fasilitasu Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pantai Indah Kapuk 2 dengan Forum CSR Kota Serang bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Serang. 

Usai acara, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan bahwa pihak Pemkot Serang hanya memfasilitasi antara PIK 2 dengan Forum CSR Kota Serang. 

““Kalian tahu semua bahwa APBD kita kecil gitu ya. Ini adalah salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemkot Serang. Jangan salah persepsi, ini sudah jelas tadi dijelaskan beberapa kali bahwa ini terkait CSR. Tidak ada kaitan dengan investasi. Paham ya Tidak ada kaitannya dengan investasi. Ini adalah saya sebagai walikota sebagai pembina Forum CSR berupaya nih melakukan percepatan pembangunan. Kalau saya tidak melakukan ini, ya kita enggak akan ada perubahan,” jelas Budi.***