Minggu, 19 April 2026

Tragedi 5 Triliun, Wakil Ketua Kadin Banten Bidang Industri: Evaluasi dan Duduk Bersama Pemangku Kepentingan

- Selasa, 20 Mei 2025

| 15:12 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Viralnya tragedi Kadin Cilegon meminta proyek Rp5 triliun tanpa lelang, Wakil Ketua Kadin Banten Bidang Industri, Andi Dian Putra.

Ia meminta tragedi tersebut di masyarakat dapat melihat dari banyak sudut pandang, seperti pemerataan ekonomi dengan ‘berbagi kue’ bagi pengusaha dan masyarakat lokal.

Dimana diketahui, Kota Cilegon di kenal sebagai kota industri dengan banyak industri swasta skala internasional  dan BUMN seperti PT Krakatau steel , PT indonesia power , PT Pelindo  dan PT ASDP. Tapi tingkat pengangguran masih tinggi.

Karena diduga banyaknya Praktik monopoli BUMN yang mendirikan anak anak sampai cicit perusahaannya dengan Private penugasan Sehingga Pengusaha dan tenaga kerja lokal tidak terserap.

Investasi di Kota Cilegon, Banten, manfaatnya harus bisa dirasakan oleh masyarakat setempat. Dimana, Kota Baja itu masih memiliki banyak pengangguran, setidaknya ada 6,08 persen atau sekitar 12.414 orang pada November 2024 lalu.

Sehingga, antara perusahaan swasta, BUMN, pemerintah hingga penegak hukum duduk bersama untuk meraih target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

“Jika ditelisik lebih dalam, akar permasalahannya adalah pemerataan kesempatan mendapatkan kue ekonomi. Wajar jika investasi yang memanfaatkan keunggulan komparatif di suatu daerah, juga diharapkan secara langsung menumbuhkan ekonomi warganya. Namun dilakukan dengan cara-cara yang baik,” ujar Wakil Ketua Kadin Banten Bidang Industri, Andi Dian Putra, Selasa, (20/05/2025).

Kemudian harus ada komitmen bersama yang benar-benar diaplikasikan menggunakan tenaga kerja lokal. Pengentasan kemiskinan juga bisa dilakukan dengan menyerap lulusan sejumlah universitas yang ada di Banten.

Investor hingga dunia industri diharapkan bisa melahirkan pengusaha maupun UMKM baru, terutama di Cilegon.

“Dalam praktek perekrutan karyawan industri biasanya mengutamakan lulusan dari universitas terkenal walaupun di Banten juga ada universitas yang bagus, untuk itu perlu di dorong sektor non formal seperti wirausaha dan tumbuhnya pengusaha lokal yang hampir di pastikan menggunakan tenaga kerja lokal juga,” terangnya.

Karenanya, sinergitas semua pihak bisa membangun ekonomi daerah hingga nasional. Iklim investasi yang baik juga akan tercipta dengan sendirinya. 

“Untuk itu sinergitas yang baik dan menguntungkan bagi semua stakeholder perlu di tingkatkan,” jelasnya.***