Sabtu, 18 April 2026

PMI Pusat Apresiasi Pembinaan PMR di Banten, Sebut Terbaik Nasional

- Selasa, 1 Juli 2025

| 20:58 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) mengapresiasi pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) di Provinsi Banten, menobatkan Banten sebagai salah satu provinsi terbaik dalam evaluasi Jumbara PMR Nasional IX di Lampung pada 2023.

Apresiasi ini disampaikan oleh Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo, di sela-sela Jumbara PMR IV Provinsi Banten yang digelar di Kota Serang, Selasa 1 Juli 2025.

“Banten termasuk peringkat pertama, salah satu terbaik dari Jumbara nasional, dari sisi pembinaan PMR,” ujar Sasongko.

Menurut Sasongko, PMI Banten sangat konsisten membina relawan, termasuk menyediakan berbagai pelatihan bagi PMR di tingkat SD, SMP, dan SMA, serta para pembimbing di sekolah.

Pembukaan Jumbara IV PMR Provinsi Banten berlangsung meriah, menampilkan keunikan dari delapan kabupaten/kota. Acara ini dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Banten, Forkopimda, serta perwakilan kabupaten/kota.

Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, menjelaskan bahwa Jumbara adalah bagian dari tugas utama PMI dalam pembinaan relawan muda, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

“Jumbara ini untuk mengevaluasi kegiatan PMR di setiap kabupaten dan kota. Mereka dinilai, dievaluasi berkaitan dengan keterampilan, karya, dan bhakti untuk masyarakat,” kata Tatu.

Tatu membenarkan bahwa kontingen Banten meraih peringkat pertama pada Jumbara Nasional 2023. “Ini apresiasie tingkat nasional, kita harus terus menempa generasi muda secara fisik dan mental,” tambahnya.

Ia berterima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni, Dinkes Banten, dan pemerintah daerah lainnya atas dukungan dalam pembinaan generasi muda melalui PMR. “Kegiatan Jumbara ini positif untuk anak-anak kita. Mereka punya energi, kita harus digerakkan pada kegiatan positif, mulai dari tingkat sekolah,” katanya.

Jumbara Banten berlangsung 1-4 Juli 2025, diikuti oleh 376 peserta PMR Mula, Madya, dan Utama dari delapan perwakilan PMI kabupaten/kota. Peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti lokakarya, parade budaya, serta pengabdian masyarakat.***