Selasa, 19 Mei 2026

PTI Banten Tanam 5.000 Mangrove Cegah Abrasi di Pesisir Karangantu

- Sabtu, 26 Juli 2025

| 11:51 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Provinsi Banten menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan menanam 5.000 bibit mangrove di pesisir Karangantu, Serang, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional yang jatuh setiap tanggal 26 Juli.

Acara penanaman bibit mangrove ini dihadiri oleh ratusan anggota PTI Banten, perwakilan pemerintah daerah, pegiat lingkungan, mahasiswa, TNI, Polri, serta masyarakat sekitar. Selain penanaman mangrove, acara ini juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Ketua DPD PTI Provinsi Banten, Annisa M.A Mahesa, menyampaikan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menjaga ekosistem pesisir dan mengatasi dampak perubahan iklim, khususnya abrasi.

“Penanaman 5.000 bibit mangrove dan acara ini juga ada pelayanan kesehatan gratis,” ujar Annisa saat sambutan.

Annisa menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Pantai Karangantu, Kecamatan Kasemen, bukan tanpa alasan. Meskipun penanaman mangrove sudah rutin dilakukan oleh masyarakat sekitar setiap seminggu sekali, abrasi masih menjadi ancaman serius bagi permukiman warga.

“Tujuannya ini banyak sekali ya, tapi tentu saja fokus utamanya untuk menahan abrasi. Karena meskipun sudah ditanam seminggu sekali, ketika pasangnya air masih maju kepada perumahan warga. Ini kan menjadi hal yang sangat-sangat kita khawatirkan,” kata Annisa.

Ia menambahkan, DPD PTI Provinsi Banten juga ingin mengambil momen ini di ibu kota provinsi, Kota Serang, sebagai bentuk kontribusi nyata. Jenis mangrove yang ditanam dalam kegiatan ini adalah jenis bakau.

Selain fokus pada lingkungan, Annisa juga menekankan bahwa Pemuda Tani Indonesia berfokus pada regenerasi petani. Organisasi ini mengundang perwakilan dari STP Karangantu dan teman-teman pramuka dengan harapan dapat menumbuhkan semangat dan kesadaran kepada anak muda untuk tertarik menjadi petani.

“Kami berharap dengan adanya Pemuda Tani ini bisa membawa semangat kepada anak-anak muda, memberikan kesadaran kepada anak muda sehingga mereka juga tertarik untuk menjadi petani. Oleh karena itu, itu adalah salah satu fungsi dan tujuan kita untuk regenerasi petani,” pungkas Annisa.***