CILEGON, BANTENPRO.CO.ID – Mantan Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, meninggal dunia pada Senin (8/9/2025) pagi.
Kabar duka ini menyelimuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Cilegon yang menyampaikan rasa belasungkawa mendalam. Edi Ariadi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Siloam Cilegon sekitar pukul 04.30 WIB.
Kabar duka ini dengan cepat menyebar di kalangan ASN. Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri, mengunggah ucapan duka melalui media sosial, “Selamat jalan Pak, semoga husnul khotimah.”
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Andriyanti, mengenang Edi Ariadi sebagai sosok pemimpin yang humanis, sederhana, dan ramah.
“Kalau ngobrol dengan beliau seperti dengan bapak sendiri. Beliau pemimpin yang apa adanya namun tegas,” ujarnya.
Andriyanti menambahkan, secara pribadi, Edi Ariadi berjasa besar dalam kariernya karena telah mengangkatnya menjadi Kepala Bagian.
Karier Birokrat dan Jejak Politik
Sebelum menjabat sebagai Wali Kota, Edi Ariadi dikenal sebagai birokrat senior di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Ia pernah menempati sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Sekretaris Daerah Kota Cilegon.
Karier politiknya dimulai saat ia maju sebagai calon Wakil Wali Kota Cilegon mendampingi Tb Iman Ariyadi. Pada tahun 2017, Edi dilantik sebagai Wali Kota Cilegon menggantikan Tb Iman Ariyadi yang terjerat kasus hukum. Ia menjabat hingga masa purnatugas pada 2019.
Setelah tak lagi menjabat, Edi Ariadi tetap aktif di berbagai organisasi. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten dan memimpin Partai NasDem Banten.
Bagi rekan kerja dan masyarakat, Edi Ariadi akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang sederhana, tegas, dan dekat dengan bawahannya.***














