Jumat, 17 April 2026

DPR RI Soroti Mundurnya 9 Siswa Sekolah Rakyat 33 Tangsel

- Rabu, 17 September 2025

| 18:57 WIB

Sekolah Rakyat 33 di Kota Tangerang Selatan (FOTO: BANTENPRO.CO.ID)

TANGSEL, BANTENPRO.CO.ID – Program Sekolah Rakyat 33 di Kota Tangerang Selatan kembali menjadi perhatian. Dalam kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI, terungkap bahwa sembilan siswa mengundurkan diri hanya dalam satu bulan sejak program berjalan.

Anggota DPR RI Haeny Relawati Rini Widyastuti menyoroti penyebab pengunduran diri tersebut, terutama terkait latar belakang ekonomi dan metode seleksi siswa.

Menurut Haeny, laporan dari Wali Kota Tangsel menyebutkan bahwa jumlah siswa yang awalnya 150 orang kini tersisa 141 orang. “Saya mohon penjelasan penyebabnya apa, dan itu berasal dari desil berapa saja. Karena tujuan dari Presiden sangat baik, yaitu untuk memuliakan dan mengurangi kemiskinan,” ujar Haeny, Rabu 17 September 2025.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Suratna, menjelaskan bahwa pengunduran diri siswa disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa siswa mundur karena merasa belum siap dengan disiplin ketat yang diterapkan, seperti bangun subuh dan rutinitas lainnya.

“Alasannya karena siswa ini belum kuat untuk hidup disiplin ketat,” kata Suratna.

Selain itu, beberapa siswa juga mundur karena alasan pribadi dan kondisi keluarga. Ada yang ingin lebih bebas, sementara yang lain merasa “dibuang” oleh orang tuanya yang bercerai. Meskipun pihak sekolah telah menyediakan bimbingan konseling, Suratna mengakui adanya keterbatasan.

“Memang guru BK di sini hanya satu, dan agak penuh mungkin harus mengatur waktu lebih dalam lagi untuk melayani 141 anak-anak yang memang butuh pelayanan spesial,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Suratna memastikan bahwa kekosongan siswa akan segera diisi dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial, dengan prioritas penerimaan dari keluarga miskin.***