Minggu, 31 Mei 2026

Entaskan Pengangguran! Pemkot Serang Buka Kuota 500 Ribu Pekerja Migran ke Seluruh Dunia

- Senin, 8 Desember 2025

| 12:52 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggeber upaya masif untuk menekan angka pengangguran yang mencapai rata-rata 10 ribu pencari kerja setiap tahunnya.

Tidak tanggung-tanggung, upaya terbaru yang dilakukan Wali Kota Serang kini menjangkau pasar kerja global dengan kuota yang fantastis.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Agus Hendrawan, mengungkapkan dua langkah strategis yang kini ditempuh Pemkot.

Pertama, kerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) untuk membuka program pelatihan hingga penempatan kerja.

“Ke depan itu Pak Wali bekerjasama juga dengan Balai Besar Pelatihan dan Vokasi, itu akan membuka pelatihan sampai penempatan. Nanti mungkin ditandatanganinya setelah Kepala BBPVP-nya retret,” jelas Agus Hendrawan, Senin (8/12/2025).

Kedua, penandatanganan kerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) untuk penempatan pekerja migran ke berbagai negara di seluruh dunia.

“Yang selama ini kami Naker hanya bisa ngirim ke Jepang, 20 orang per tahun. Nah sekarang ini kuotanya itu tadi disampaikan 500 ribu,” ungkap Agus, menunjukkan peningkatan peluang yang sangat signifikan.

Agus Hendrawan menegaskan bahwa upaya ini adalah bentuk keseriusan Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemberian lapangan kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Terkait biaya pelatihan dan pemberangkatan, Agus memastikan bahwa warga Kota Serang tidak perlu mengeluarkan biaya.

“Itu semuanya ditanggung sama Abjati, ada juga dari Balai Besar,” tegasnya.

Kerja sama dengan APJATI ini memungkinkan warga Serang bekerja di Uni Eropa, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga sektor perkebunan sawit di Malaysia. Pihak Disnakertrans kini sedang menunggu data kebutuhan pasti dari negara-negara tersebut.

“Nanti mereka (APJATI) menyampaikan data dulu di Uni Eropa berapa, kemudian di Qatar Uni Emirat Arab berapa, di Malaysia juga untuk sawit berapa. Dan nanti baru kita sosialisasikan ke warga Kota Serang,” katanya.

Peluang ini dinilai sangat menjanjikan. “Kalau dilihat UMR tentu sudah bisa hidup layak dan bisa mengirimkan sebagian gajinya ke keluarganya yang di sini. Sehingga tidak ada lagi yang putus sekolah maupun kekurangan dalam kehidupan di keluarga di Kota Serang,” harap Agus.

Sebagai kesiapan, APJATI berencana membuka Kantor DPD sekaligus Pusat Informasi Pekerja Migran Indonesia di Kota Serang.
Proses persiapan pemberangkatan meliputi IInfrastruktur, Pelatihan Bahasa, Seleksi dan Target Launching.

“Awal tahun kita, kalau sudah ada kuota dari APJATI, kemudian kita launching ke masyarakat Kota Serang,” tutup Agus Hendrawan.***

2