SERANG, BANTENPRO.CO.ID– Aplikasi layanan pengaduan masyarakat milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, RAGEM, kini menjadi sorotan tajam warga. Aplikasi yang diharapkan menjadi solusi cepat bagi masalah perkotaan ini dinilai belum bekerja maksimal, terlihat dari rendahnya rating di Google Play Store dan banyaknya aduan yang tak kunjung selesai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pengguna mengeluhkan respons yang lambat serta status pengaduan yang tidak berubah meskipun masalah sudah dilaporkan sejak lama.
Menanggapi kritik tersebut, Kepala Diskominfo Kota Serang Asep Setiawan menyampaikan apresiasi atas masukan masyarakat. Ia mengakui rendahnya rating dan lambatnya pembaruan status aduan kini menjadi fokus evaluasi internal pihaknya.
Ada beberapa poin utama yang menjadi penyebab aplikasi RAGEM terlihat tidak responsif. Pertama, proses tindak lanjut yang sebagian besar aduan saat ini diklaim masih dalam tahap penanganan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kedua, kendala input data. Ditemukan kasus di mana masalah di lapangan sebenarnya sudah diperbaiki, namun petugas di OPD terkait belum memperbarui status di sistem aplikasi.
Ketiga, aspek teknis. Rating rendah diakuinya dipengaruhi oleh pengalaman pengguna (user experience) yang belum optimal, baik dari sisi kecepatan respons maupun performa teknis aplikasi.
Langkah Perbaikan ke Depan
Asep menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital ini.
“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan, baik dari sisi penyempurnaan sistem aplikasi maupun penguatan koordinasi dengan OPD terkait agar proses tindak lanjut serta pembaruan status dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Ke depannya, sistem monitoring akan diperketat. OPD yang lambat dalam merespons aduan akan didorong untuk lebih aktif melakukan pembaruan progres secara transparan di dalam aplikasi.
Dengan langkah ini, diharapkan aplikasi RAGEM tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjadi alat yang responsif dan akuntabel bagi warga Kota Serang.***














