Senin, 25 Mei 2026

Gerak Cepat, Ratu Zakiyah Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Padarincang

- Jumat, 19 Desember 2025

| 20:44 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Kepedulian ditunjukkan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, terhadap warga yang tertimpa musibah. Merespons banjir yang merendam Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, orang nomor satu di Kabupaten Serang ini langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga, Jumat (19/12/2025) sore.

Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Cikalumpang akibat intensitas hujan tinggi ini dilaporkan merendam pemukiman dan berdampak pada sedikitnya 350 Kepala Keluarga (KK).

Didampingi jajaran OPD terkait, Ratu Zakiyah menyapa langsung masyarakat yang terdampak. Ia menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap sabar menghadapi cobaan ini.

“Kami hadir untuk melihat langsung dampak meluapnya Sungai Cikalumpang. Data sementara ada sekitar 350 KK yang terdampak. Pemerintah daerah memastikan akan terus memberikan pelayanan dan bantuan terbaik untuk masyarakat,” ujar Ratu Zakiyah di lokasi.

Dalam kunjungannya, Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas dan relawan yang telah berjibaku sejak awal bencana. Sinergi antara TNI-Polri, BPBD, Tagana, PMI, hingga jajaran kecamatan dan desa dinilai sangat krusial dalam proses evakuasi.

“Terima kasih kepada semua pihak yang bergerak cepat mengevakuasi warga. Kerja keras rekan-rekan di lapangan sangat berarti bagi keselamatan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya memberikan bantuan darurat berupa sembako, susu, dan roti, Ratu Zakiyah juga sudah menyiapkan langkah strategis agar musibah serupa tidak terus berulang. Ia menyoroti kondisi Sungai Cikalumpang yang mengalami pendangkalan serius.

Bupati berencana segera berkoordinasi dengan BBWSC3 untuk melakukan normalisasi sungai melalui pengerukan sedimentasi lumpur.

“Sungainya memang sudah dangkal, jadi perlu dikeruk. Kami akan segera bahas ini dengan Dinas PUPR dan berkoordinasi dengan pihak Balai Besar agar aliran air kembali normal dan risiko banjir bisa diminimalisir di masa depan,” pungkasnya. (ADV)

2