CILEGON, BANTENPRO.CO.ID-Calon Wali Kota Helldy Agustian mengklaim angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cilegon turun 6,8 persen.
“Mengucapkan terima kasih juga, pengangguran Cilegon dari data BPS hari ini sudah turun lagi,” ujarnya, Rabu, 6 November 2024.
Saat dirinya awal menjabat Wali Kota Cilegon, angka pengangguran berada di angka 12,69 persen. Selang setahun ia memimpin, turun menjadi 10,13 persen.
Helldy melanjutkan, dari 10,13 persen warga Cilegon yang nganggur, beberapa waktu kemudian turun lagi menjadi 8,10 persen.
“Turun lagi 7,25 persen, sekarang 6,8 persen,” klaimnya.
Berdasarkan publikasi BPS Banten, Kota Cilegon dalam angka 2024, data terakhir tingkat pengangguran terbuka sebanyak 15.010 orang di tahun 2023.
Memang benar tingkat pengangguran pada tahun 2023 mengalami penurunan, menjadi 7,25 persen. Jumlah pengangguran tersebut turun 0,85 poin dibandingkan tahun 2022 di angka 8,10 persen.
Helldy mulai menjabat pada 26 Februari 2021, angka pengangguran di tahun itu mencapai 10,13 persen. Angka ini terbesar kedua dari rentang waktu 2018-2023. Periode awal Helldy memimpin, Covid-19 menjadi biang keladi penyebab tingginya pengangguran di Cilegon.
Namun hingga saat ini, BPS Kota Cilegon melalui website resminya belum mempublikasikan data terakhir tingkat pengangguran terbuka.
Hanya BPS Banten yang mempublikasikan data pengangguran, itupun tingkat provinsi dan tak menyebutkan berdasarkan kabupaten/kota.
Hingga berita ini ditayangkan, BPS Kota Cilegon saat dihubungi baru mempersiapkan tabel data ketenagakerjaan. Adapun untuk konfirmasi mengenai data yang diucapkan Helldy, BPS Cilegon belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.
“Baru rilis kemarin di provinsi, yang kabupaten kota sedang disiapkan tabelnya,” tulis salah satu pegawai BPS yang tak mau disebutkan namanya.
Kendati demikian, tak hanya tingkat pengangguran terbuka saja yang menjadi catatan untuk Kota Cilegon. Kota Baja ini juga memiliki masalah yang terkait pengganguran, yakni tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) atau persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu daerah.
Masih dalam sumber yang sama, tingkat partisipasi angkatan kerja di Kota Cilegon menurun 4,89 persen, dari 67,39 persen di tahun 2022 menjadi 62,70 pada tahun 2023.














