Jumat, 1 Mei 2026

KCIC Tertibkan 26 Bangunan Liar di Jalur Whoosh, Potensi Ganggu Operasional

- Selasa, 5 Agustus 2025

| 14:26 WIB

BANTENPRO.CO.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menertibkan 26 bangunan liar yang berdiri tanpa izin di lahan miliknya. Bangunan-bangunan tersebut, yang memiliki total luas 5.308 meter persegi, berada di wilayah Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, tepat di bawah jalur Kereta Cepat Whoosh.

Penertiban ini dilakukan karena keberadaan bangunan-bangunan tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa keberadaan bangunan liar dapat memengaruhi kondisi prasarana rel.

“Penertiban ini dilakukan untuk menjaga standar keselamatan dan keamanan perjalanan kereta Whoosh. Area tersebut juga akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang penghijauan,” ujar Eva, Selasa (5/8/2025).

Sebelum penertiban, KCIC telah melakukan sosialisasi sejak 24 Juni 2025. Warga diberi kesempatan untuk membongkar sendiri bangunan mereka hingga batas waktu 31 Juli 2025. Dari total 26 bangunan, tiga di antaranya dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Sementara 23 sisanya dibongkar langsung oleh tim gabungan KCIC.

Sebanyak 16 petugas gabungan, yang terdiri dari personel pengamanan aset KCIC, Babinsa, Binmas, dan perwakilan kelurahan, dikerahkan dalam proses penertiban. Pelaksanaan penertiban berjalan lancar dan kondusif berkat pendekatan humanis yang dilakukan.

KCIC juga mengumumkan bahwa penertiban serupa akan berlanjut di wilayah Wates, Kecamatan Bandung Kidul. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk segera menertibkan bangunannya secara mandiri.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak membangun secara ilegal di sekitar jalur Whoosh ataupun di area yang menjadi ruang bebas perjalanan kereta, demi keselamatan bersama,” tutup Eva.***