LEBAK, BANTENPRO.CO.ID – Dampak musim kemarau mulai mencekik masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten. Krisis air bersih kini melanda warga, terutama yang bermukim di kawasan perbukitan dan pelosok.
Merespons kondisi darurat tersebut, Lembaga Amal Pesantren (LAMTREN) Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Mengetuk Pintu Langit dan Komunitas Lebak Peduli meluncurkan program Sedekah Air. Aksi kemanusiaan ini bertujuan meringankan beban warga dengan menyediakan pasokan air bersih bagi wilayah terdampak.
Ketua LAMTREN Indonesia, H. Wari Syadeli, mengungkapkan bahwa situasi saat ini sudah masuk dalam tahap mendesak. Berdasarkan pendataan tim di lapangan, tercatat ada 35 titik lokasi yang saat ini sangat membutuhkan suplai air bersih segera.
“Musim kemarau sudah berdampak serius bagi warga di wilayah perbukitan dan pelosok Lebak. Kami mengajak masyarakat luas untuk ikut serta dalam gerakan Sedekah Air ini sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ujar Wari, Sabtu (18/7/2026).
Kecamatan Leuwidamar: Desa Cibungur, Bojong Menteng, dan Lebak Parahiang.
Kecamatan Bojongmanik: Desa Harjawana dan Pasir Bitung.
Kecamatan Maja: Desa Pasir Kacapi dan Binong.
Wari memastikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan untuk pembelian air bersih dan operasional distribusi ke desa-desa yang membutuhkan.
“Air adalah kebutuhan paling mendasar. Harapan kami, partisipasi masyarakat dapat diperluas agar distribusi air bersih mampu menjangkau seluruh wilayah yang saat ini mengalami kekeringan,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini, donasi dapat disalurkan melalui: Bank BCA, Nomor Rekening: 6520 519821. Atas Nama: Yayasan Mengetuk Pintu Langit, Konfirmasi: Kang Aden Kasep (0817-569-990).
Gerakan ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menghadapi krisis air bersih. “Satu tetes kebaikan yang diberikan hari ini bisa menjadi sumber kehidupan bagi saudara kita yang tengah kesulitan,” tutup Wari.***













