SERANG, BANTENPRO.CO.ID— Wapala Tapak Guriang SMAN 1 Ciruas resmi menggulirkan rangkaian pengkaderan bagi calon anggota baru melalui kegiatan Pra-Pendidikan Dasar dan Pelatihan (Pra-Diklat) Search and Rescue (SAR).
Pertemuan perdana yang berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 ini dirancang sebagai gerbang awal penggemblengan fisik, mental, serta disiplin para siswa sebelum terjun langsung ke dalam kegiatan organisasi pencinta alam.
Ketua Wapala Tapak Guriang, Rizki, menegaskan bahwa tahapan awal ini memegang peran krusial dalam menanamkan standar keselamatan berkegiatan di alam bebas.
“Ini adalah pertemuan pertama mereka. Kami ingin memberikan fondasi awal yang kuat tentang apa itu SAR dan bagaimana dasar-dasar berkegiatan di alam bebas secara aman. Fisik dan mental mereka mulai kita arahkan sejak dini,” ujar Rizki.
Lebih lanjut, Rizki memaparkan bahwa proses regenerasi di internal organisasinya berjalan secara ketat dan berjenjang guna menjaga kualitas serta keselamatan kader. Alur kaderisasi tersebut meliputi:
Pra-Diklat tahap pengenalan dan pembentukan fondasi awal, fiklat 1 sampai, jenjang pelatihan lanjutan materi kepencintaalaman dan SAR, fiklat Akhir tahap pengukuhan resmi anggota.
Dukungan penuh turut disuarakan oleh Ketua Keluarga Besar Alumni Wapala Tapak Guriang, Herlin Saputra. Ia menilai sinergi antara senior dan anggota muda sangat esensial untuk menjaga marwah organisasi tetap berada di jalur yang positif.
“Kami dari pihak alumni selalu mendukung dan mengawasi jalannya kaderisasi ini. Pra-Diklat ini bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan ruang pembentukan karakter, kerja sama tim, dan kepedulian sosial. Harapan kami, tahapan ini bisa melahirkan pencinta alam yang tangguh dan bertanggung jawab,” pungkas Herlin.
Melalui program terstruktur ini, Wapala Tapak Guriang SMAN 1 Ciruas bertekad melahirkan generasi muda yang peduli lingkungan sekaligus siap siaga mengemban misi kemanusiaan serta kebencanaan di tengah masyarakat.***













