Senin, 20 April 2026

Lautan Biru di Kota Baja: Ratusan Bobotoh Padati Cilegon Sambut Skuad Persib

- Senin, 20 April 2026

| 08:04 WIB

CILEGON, BANTENPRO.CO.ID – Suasana di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon mendadak berubah menjadi pemandangan serba biru pada Minggu malam. Bukan karena adanya acara kedinasan, melainkan ribuan pasang mata yang tertuju pada satu objek: bus tim Persib Bandung.

Ratusan pendukung setia yang menamakan diri mereka Bobotoh tampak menyemut di area sekitar hotel tempat tim menginap. Sejak sore, mereka sudah mulai berkumpul dengan atribut lengkap, mulai dari jersei kebanggaan, syal, hingga bendera besar yang berkibar tertiup angin Pelabuhan Merak.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kemeriahan sudah terasa bahkan sebelum bus pemain memasuki wilayah kota. Berikut adalah beberapa poin menarik dari suasana penyambutan tersebut:

Lautan Atribut: Jalanan dipenuhi oleh massa yang mengenakan berbagai edisi jersei Persib. Pemandangan ini menciptakan kontras warna yang mencolok di tengah hiruk pikuk kendaraan industri khas Cilegon.

Yel-Yel dan Genderang: Begitu moncong bus biru terlihat di kejauhan, suara tabuhan drum langsung bersahutan dengan nyanyian penyemangat. Suasana berubah menjadi sangat emosional saat bus melambat di tengah kerumunan.

Kawal Sepanjang Jalan: Puluhan motor yang dikendarai pendukung setia turut mengawal bus tim dari perbatasan kota hingga tiba di lobi hotel, menciptakan iring-iringan panjang yang tertib namun meriah.

Kondisi di depan hotel sempat menjadi titik paling padat. Para pendukung berdesakan di balik pagar betis yang dijaga ketat oleh petugas keamanan demi melihat sekilas idola mereka seperti Marc Klok, tom haye, dan kawan-kawan.

Meskipun larut malam, semangat para pendukung tidak luntur. Beberapa dari mereka terlihat membawa poster dukungan, sementara yang lain sibuk mengabadikan momen langka tersebut melalui kamera ponsel mereka. Pemandangan ini menunjukkan betapa kuatnya basis penggemar Maung Bandung, bahkan di luar wilayah Bandung sekalipun.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan karena banyaknya massa yang meluber ke bahu jalan. Namun, kepadatan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah seluruh punggawa Persib masuk ke dalam gedung, massa perlahan mulai membubarkan diri dengan tertib, meski beberapa kelompok kecil masih bertahan di area sekitar dengan harapan bisa bertemu ppemai.

Kehadiran Persib di Cilegon kali ini benar-benar membuktikan bahwa magnet sepak bola nasional mampu menghidupkan suasana kota dan menyatukan ribuan orang dalam satu warna: buru.***