SERANG, BANTENPRO.CO.ID — Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) wilayah aglomerasi Kabupaten Serang, Kota Serang, and Kota Cilegon dipastikan mulai dibangun pada Desember 2026. Kepastian ini diperoleh setelah proses lelang penentuan pihak ketiga rampung dan kini memasuki tahap penghitungan ulang kebutuhan anggaran.
Hal tersebut terungkap saat Deputi III Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Bidang Pangan, Nani Hendiarti, bersama Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Deputi III Nani Hendiarti, serta pihak Danantara yang mengawal proyek ini.
“Alhamdulillah hari ini sudah ada pemenangnya untuk pembangunan PSEL Cilowong. Karena ini aglomerasi Serang Raya—Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon—prinsipnya kami pasti mendukung penuh,” ujar Ratu Zakiyah.
Menurutnya, keberadaan PSEL sangat krusial untuk menyelesaikan persoalan darurat sampah di daerah. Berdasarkan ketentuan, Kabupaten Serang nantinya akan menyuplai 400 ton sampah per hari ke TPSA Cilowong dari total 1.100 ton sampah yang dihasilkan setiap hari.
Deputi III Kemenko Bidang Pangan Nani Hendiarti menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang kini tengah diproses oleh pihak Danantara pada batch 2.
“Pembangunan dilaksanakan sekitar Desember 2026. Namun, ada proses pematangan lahan termasuk cut and fill yang harus disiapkan oleh tiga pemda,” kata Nani.
Target penyelesaian proyek ini dipatok maksimal dua tahun sejak dimulainya pembangunan, sehingga PSEL Cilowong diperkirakan dapat beroperasi pada akhir 2028 atau lebih cepat. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga terus mendorong Danantara untuk mempercepat seluruh tahapan proyek aglomerasi ini.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Chief Operation Officer Danantara Dimas, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Kepala DLH Kota Serang Farach Richi, Kepala DLH Kabupaten Serang Sarudin, Plt Kepala BPKAD Muhamad Ishal Abdul Roup, serta Kepala Bapperida Devid Hermawan.***













