TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah harus menjadi perhatian utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar. Hal itu ia sampaikan saat melantik Dedi Ochen sebagai Direktur Utama Perumda Pasar periode 2025–2030, Sabtu (1/10/25).
Sachrudin menilai, kebersihan pasar yang menjadi wajah pelayanan publik masih menghadapi persoalan klasik berupa penumpukan sampah dan limbah yang belum tertangani secara optimal.
“Saya harap Direktur Utama yang baru menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas utama. Bangun sistem yang terintegrasi, kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” tegas Sachrudin.
Menurutnya, pengelolaan sampah pasar tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra pelayanan publik dan kenyamanan pedagang serta pengunjung.
Ia meminta agar Perumda Pasar menyiapkan sistem pengelolaan yang lebih profesional, mulai dari pemilahan, pengangkutan, hingga penataan titik-titik pembuangan sampah di setiap pasar.
Selain persoalan kebersihan, Sachrudin juga menyinggung pentingnya penertiban dari praktik premanisme dan pungutan liar di lingkungan pasar.
Namun ia menekankan, aspek kebersihan harus menjadi fondasi utama agar pasar-pasar tradisional di Kota Tangerang tampil lebih tertib dan modern.
“Kebersihan pasar itu wajah pelayanan publik. Kalau pasar bersih dan tertata, masyarakat pasti lebih nyaman berbelanja,” ujarnya.
Sachrudin juga meminta agar Perumda Pasar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar modern dan e-commerce.
Menurutnya, inovasi dalam pengelolaan, termasuk pemanfaatan teknologi dan sistem pembayaran digital, menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar yang baru, Dedi Ochen, menyatakan akan segera melakukan konsolidasi internal untuk memperbaiki manajemen dan sistem pelayanan.
“Yang terpenting kita bisa bekerja sama dengan semua lapisan yang ada di pasar. Kita akan perbaiki manajemen dan tingkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.***













