SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) kembali menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi. Kegiatan perdana ini dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Jumat (06/02/2026).
Acara yang menjadi bagian dari program unggulan Serang Makmur ini dibuka langsung oleh Walikota Serang, Budi Rustandi. Rencananya, aksi serupa akan menyisir lima kecamatan lainnya secara maraton, yakni Kecamatan Serang, Kasemen, Taktakan, Walantaka, dan Curug.
Dalam sambutannya, Budi Rustandi menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya pengeluaran jelang hari besar keagamaan.
“Kegiatan ini adalah bentuk dedikasi Pemerintah Kota Serang terhadap kesejahteraan warganya. Kami mendorong warga untuk belanja dengan harga yang murah melalui pemanfaatan subsidi ini,” ujar Budi.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menjelaskan bahwa program ini menyediakan total 3.000 paket pangan. Setiap paket memiliki nilai pasar sebesar Rp115.000, namun masyarakat hanya perlu menebusnya seharga Rp60.000.
“Pemerintah Kota Serang memberikan subsidi sebesar Rp55.000 per paket. Isinya mencakup kebutuhan pokok yang krusial seperti ayam, telur, bawang, cabai, dan minyak goreng. Masyarakat hanya membayar sekitar 52 persennya saja,” terang Wahyu.
Penyelenggaraan pasar murah ini kembali menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten, PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda). Sinergi ini tercatat sebagai kolaborasi keempat kalinya dalam upaya stabilisasi harga pangan.
Sekretaris Perusahaan PT ABM, Irfan, yang memantau langsung di lokasi, menyatakan apresiasinya atas kepercayaan Pemkot Serang untuk terus bermitra dengan PT ABM dalam menjaga rantai pasok pangan bagi warga Serang.
“Alhamdulillah, ini merupakan kali keempat kami bersinergi. Insya Allah berjalan lancar karena PT ABM dan Pemkot Serang sudah mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” tutur Irfan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinkopukmperindag Kota Serang, Yahya Widianto, menambahkan bahwa operasi pasar ini juga menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah.
“Tujuannya jelas, yakni menjaga stabilitas harga pangan dan mengurangi tekanan inflasi musiman yang kerap terjadi menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Yahya.***














