Kamis, 16 April 2026

Tekan Volume Sampah ke Cilowong, Wakil Wali Kota Serang Resmikan TPS3R di Citra Gading

- Senin, 29 Desember 2025

| 17:22 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang terus memperkuat strategi penanganan sampah berbasis lingkungan. Terbaru, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan Rumah Maggot di Komplek Citra Gading, Kecamatan Cipocok Jaya, Senin (29/12/2025).

Selain meresmikan fasilitas fisik, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 25 unit magobox kepada 25 bank sampah sebagai upaya digitalisasi dan modernisasi pengelolaan sampah organik.

Hadir dalam acara tersebut Asda II Kota Serang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Camat Cipocok Jaya, serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan bahwa keberadaan TPS3R dan Rumah Maggot merupakan solusi konkret untuk memilah sampah langsung dari tingkat rumah tangga. Target utamanya adalah mengurangi beban volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong.

“Saat ini sudah ada 14 titik TPS3R di bawah binaan DLH Kota Serang. Ini menjadi tempat pemilahan agar sampah tidak semuanya berakhir di Cilowong,” ujar Agis usai meresmikan fasilitas tersebut.

Agis menjelaskan, fasilitas ini tidak hanya sekadar tempat pembuangan, tetapi memiliki potensi ekonomi tinggi. Sampah organik akan diolah melalui media maggot yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak dan sektor pertanian.

“Ini bisa menciptakan aktivitas ekonomi baru dan mendorong masyarakat lebih kreatif. Yang pasti, masalah sampah di tingkat RT/RW bisa selesai di tempat dan memiliki nilai jual,” tambahnya.

Nantinya, pengelolaan di Citra Gading akan diintegrasikan dengan bank sampah. Sampah plastik dan botol akan ditimbang, sementara sampah organik langsung diproses oleh rumah maggot.

Senada dengan hal tersebut, Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengungkapkan ambisinya untuk memperluas jaringan bank sampah di Kota Serang. Saat ini sudah tercatat 115 bank sampah yang aktif beroperasi.

“Tahun depan insyaallah kita tambah 150 unit lagi. Target kami dalam lima tahun ke depan ada 1.000 bank sampah di Kota Serang,” ungkap Farach.

Tak hanya kuantitas, DLH juga akan melakukan akreditasi bagi para operator bank sampah. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah non-organik di TPS3R dilakukan oleh tenaga yang kompeten dan profesional.***